Pertamina Patra Niaga Sumbagut Pasokan BBM dan LPG Aman, Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying
Muliadi Gani March 06, 2026 10:54 AM

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan bahwa ketersediaan pasokan energi, baik Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG), berada dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi menghadapi meningkatnya konsumsi energi selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan.

Mulai dari build up stock, optimalisasi distribusi, hingga memastikan kesiapan sarana dan fasilitas pendukung.

“Optimalisasi distribusi terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat di berbagai daerah tetap terpenuhi dengan baik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).

Menurut Fahrougi, Pertamina memiliki rantai bisnis yang terintegrasi mulai dari sektor hulu, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke masyarakat.

Dukungan rantai bisnis ini memastikan pasokan energi dapat disalurkan secara optimal ke berbagai wilayah, termasuk Sumatera Bagian Utara.

Baca juga: Bupati Haili Yoga Imbau Warga Tak Panic Buying BBM, Stok di Aceh Tengah Dipastikan Aman

Baca juga: Separuh Kendaraan Pribadi di Myanmar Dilarang Beroperasi akibat Krisis di Timur Tengah

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Selain penguatan stok, Pertamina juga melakukan langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi.

Koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan agar distribusi berjalan lancar. 

Fahrougi menambahkan, “Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait.”

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

Pasokan energi dijaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik.

Masyarakat diharapkan menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Pembelian berlebihan maupun penimbunan BBM dan LPG tidak hanya tidak diperlukan, tetapi juga melanggar ketentuan yang berlaku serta dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

(serambinews.com/Indra Wijaya)

Baca juga: Kapolres Abdya Imbau Warga Tak Panic Buying Pasca Pemadaman Listrik, SPBU Keude Paya Sempat Ricuh

Baca juga: Aparat Gabungan TNI AL Gulung Sindikat BBM Ilegal di Makassar, Amankan Kapal dan Mobil Tangki

Baca juga: Antrean BBM di SPBU Harapan Langsa Ricuh Usai Magrib, Warga Protes Penghentian Pengisian

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.