Korban Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Jadi 3 Orang, 7 Luka-luka
Reny Fitriani March 06, 2026 12:19 PM

Tribunlampung.co.id, Purwakarta - Korban jiwa dalam kecelakaan beruntun yang libatkan 10 kendaraan di Tol Cipularang KM 93B arah Bandung menuju Jakarta, wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Kamis (5/3/2026) malam bertambah jadi 3 orang.

Sementara tujuh lainnya mengalami luka-luka.

Tiga korban tewas merupakan penumpang mobil Suzuki pikap bernomor polisi B 9718 VAF yang terlibat dalam tabrakan beruntun tersebut.

Kendaraan tersebut mengalami kerusakan berat usai terjepit dua truk.

Data korban meninggal yakni pengemudi Eman Wahyudi (36), warga Cikeas Udik, Gunungputri, Kabupaten Bogor, serta dua penumpangnya Muhammad Reza (29) warga Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok, dan Wisnu Nugroho (31) warga Bojongsari Baru, Kota Depok.

Baca Juga Korban Tewas Ledakan Petasan di Ponorogo Jadi Dua, Gagal Napas setelah 4 Hari di ICU

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.18 WIB saat arus kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta tengah melintas di jalur tersebut.

Sopir truk kontainer yang diduga menjadi pemicu kecelakaan, Cahya, mengaku kendaraannya mengalami gangguan pengereman saat melintas di lokasi kejadian.

“Kemungkinan remnya blong,” ujar Cahya singkat saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Ia mengatakan truk yang dikemudikannya tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya menabrak kendaraan di depannya dan memicu tabrakan beruntun.

Salah seorang korban selamat, Soleh Muslim, menceritakan detik-detik mencekam saat kecelakaan terjadi. 

Ia mengatakan arus kendaraan di tol sempat melambat hingga berhenti sebelum tiba-tiba terdengar benturan keras dari arah belakang.

"Awalnya perjalanan lancar. Pas sudah masuk tol tiba-tiba macet dan semua kendaraan berhenti. Mobil saya juga sudah berhenti, tapi tiba-tiba dari belakang ada mobil yang menabrak," ucapnya.

Benturan keras membuat mobil yang dikendarainya terpental beberapa kali akibat dihantam kendaraan lain dari belakang.

"Mobil saya ditabrak sampai tiga kali. Sekali ketabrak saya terpental, lalu ditabrak lagi sampai terpental lagi. Waktu itu saya sudah pasrah," katanya.

Saat kejadian, Soleh berada di dalam mobil bersama dua anggota keluarganya. Mereka berhasil selamat meski kendaraan yang ditumpangi mengalami kerusakan cukup parah.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho mengatakan kecelakaan beruntun tersebut melibatkan sekitar sembilan kendaraan yang melintas dari arah Bandung menuju Jakarta.

"Terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan kurang lebih sembilan kendaraan. Dugaan awal karena kendaraan kontainer yang datang dari arah Bandung menuju Jakarta," ujar Enggar.

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Rojak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan pantauan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut, sejumlah korban luka terlihat masih menjalani perawatan intensif.

Beberapa korban tampak terbaring di tempat tidur dengan luka pada bagian kepala, tangan, serta kaki akibat benturan keras saat kecelakaan.

Petugas medis terlihat sibuk memberikan penanganan, mulai dari membersihkan luka, memasang infus, hingga melakukan pemeriksaan lanjutan kepada para korban. 

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. 

"Dugaan awal kendaraan truk kontainer mengalami rem blong hingga menabrak kendaraan yang ada di depannya," tukas Enggar.

Sumber: TribunJateng.com 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.