Kajati Sulut: 1.300 Saksi Dugaan Korupsi Dana Bantuan Bencana Erupsi Gunung Ruang Sudah Diperiksa
Frandi Piring March 06, 2026 12:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) menyampaikan perkembangan pengusutan dugaan kasus korupsi penyaluran dana siap pakai stimulan untuk perbaikan atau pembangunan kembali rumah warga yang rusak akibat erupsi Gunung Ruang pada tahun 2024.

Hingga saat ini, penyidik juga masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap dugaan penyimpangan penyaluran bantuan bagi korban bencana di Sitaro.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut, Hendrik Pattipeilohy memberikan penjelasan terkait perkembangan perkara ini.

“Masih pemeriksaan saksi, jadi santai saja. Biar jalan dulu, doakan semuanya lancar, setelah itu baru kita menentukan sikap,” ujar Hendrik kepada tim Tribun Manado saat diwawancarai di kantor Kejati Sulut, Jalan 17 Agustus, Teling Atas, Wanea, Kota Manado, Sulut pada Jumat (6/3/2026). 

Jumlah saksi yang diperiksa dalam perkara ini cukup banyak.

Hingga saat ini penyidik telah memeriksa sekitar 1.300 orang dari total 1.900 saksi yang direncanakan untuk dimintai keterangan.

“Kalau Gunung Ruang itu saya mohon waktu karena saksinya ribuan. Kami sudah periksa 1.300 dari 1.900 saksi,” katanya.

Pihaknya akan menetapkan tersangka dalam kasus tersebut setelah proses pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti rampung.

Selain itu, mereka juga masih akan menunggu perhitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Pasti ada tersangka, catat omongan saya,” ujar Hendrik.

PEJABAT - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy menegaskan bahwa penetapan tersangka kasus dugaan korupsi PT HWR akan dilakukan setelah hari raya Lebaran 2026. Hal itu disampaikannya kepada tim Tribun Manado di kantor Kejati Sulut, Jumat (6/3/2026). 
PEJABAT - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy menegaskan bahwa penetapan tersangka kasus dugaan korupsi PT HWR akan dilakukan setelah hari raya Lebaran 2026. Hal itu disampaikannya kepada tim Tribun Manado di kantor Kejati Sulut, Jumat (6/3/2026).  (Tribun Manado/Isvara Savitri)

Pernyataan Bupati Chyntia saat Tiba Kejati Sulut 

Jumat (6/3/2026), Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Chyntia Kalangit menjalani pemeriksaan di kantor Kejati Sulut, Jalan 17 Agustus, Teling Atas, Wanea, Kota Manado, Sulut.

Ia tiba di Kantor Kejati Sulut sekira pukul 08.30 Wita.

Kantor Kejati Sulut ke Kantor Gubernur Sulut berjarak 350 meter, Jalan 17 Agustus, Kecamatan Wanea.

Ke Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado sejauh 16,7 kilometer, lewat Jalan Ring Road/Lkr. Kota Manado dan Jalan. A.A. Maramis/Kairagi - Mapanget dengan waktu tempuh 29 menit menggunakan kendaraan.

Cuaca di wilayah Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Jumat pagi, tampak mendung.

Bupati Chyntia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam penyelidikan kasus tersebut.

Amatan langsung tim Tribunmanado.co.id di lokasi, Bupati Chyntia tiba di Kantor Kejati Sulut sekira pukul 08.30 Wita.

Di momen yang sama, kegiatan pasar murah diadakan di halaman gedung Kejati Sulut, hingga mobilnya parkir di luar dan ia mesti jalan kaki dari jalan menuju ruang periksa. 

Pada pemeriksaan pertama ia memakai blazer putih dengan kaos hitam. Kali ini ia tak kalah modisnya.

Bupati Chyntia mengenakan kemeja bergaris merah putih dan celana panjang merah.

Ia tersenyum saat disapa wartawan. 

Ditanya terkait kedatangannya, Bupati Chyntia menjawab ramah. 

"Saya datang untuk lengkapi keterangan sebelumnya," kata dia.

Ia juga memohon doa dari masyarakat agar pemeriksaan lancar. 

Ditanya persiapan dan kisi-kisi, Bupati Chyntia meminta wartawan sabar menanti pemeriksaan. 

"Kita lihat saja sebentar ya," katanya. 

PEJABAT - Bupati Sitaro Chyntia Kalangit tiba di Kantor Kejati Sulut, Jumat (6/3/2026) pagi. Bupati Chyntia akan ikut pemeriksaan terkait kasus hukum, dugaan korupsi dana bantuan bencana erupsi Gunung Ruang. Bupati Sitaro Chyntia Kalangit tiba di Kantor Kejati Sulut, Jumat (6/3/2026) pagi.
PEJABAT - Bupati Sitaro Chyntia Kalangit tiba di Kantor Kejati Sulut, Jumat (6/3/2026) pagi. Bupati Chyntia akan ikut pemeriksaan terkait kasus hukum, dugaan korupsi dana bantuan bencana erupsi Gunung Ruang. Bupati Sitaro Chyntia Kalangit tiba di Kantor Kejati Sulut, Jumat (6/3/2026) pagi. (Tribun Manado/Arthur_Rompis)

Diketahui Kejati terus menggenjot penyidikan kasus dugaan korupsi dana stimulan bagi pengungsi gunung Ruang. 

Sejumlah saksi dipanggil dalam sepekan terakhir. 

Selain Bupati, Wakil Bupati juga telah diperiksa. 

Begitupun Sekda serta sejumlah kepala SKPD. 

Total ada 1300 an saksi telah diperiksa aparat Kejati. (Ara/Art)

Baca juga: Kajati Sulut Sebut Bakal Ada Tersangka Dugaan Korupsi Dana Stimulan Erupsi Gunung Ruang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.