SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia Perwakilan Sumsel melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Palembang mulai 5 Maret hingga 17 Maret 2026 guna memastikan pemerataan distribusi bahan pangan kepada masyarakat.
Sebanyak empat lokasi ditetapkan sebagai titik pelaksanaan pasar murah. Setiap komoditas yang dijual diberikan harga lebih murah dari harga pasar karena mendapatkan subsidi dari penyelenggara yang menggandeng sejumlah BUMN dan BUMD, dengan besaran subsidi berkisar Rp2.000 hingga Rp20.000 per komoditas.
Pelaksanaan perdana digelar pada 5 Maret 2026 di Komplek Ilir Barat Permai, Palembang dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Chandra, mengatakan pasar murah digelar sebagai langkah menekan kenaikan harga menjelang Ramadan dan Idulfitri.
“Secara historis, periode Ramadan dan Idulfitri berpotensi meningkatkan tekanan harga, khususnya pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono, mengatakan OPM dilaksanakan di empat lokasi selama Ramadan 2026.
Lokasi tersebut yakni
Dalam kegiatan ini disediakan 14 komoditas pangan strategis yang dijual dengan harga subsidi. Komoditas tersebut antara lain minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, aneka cabai, daging ayam ras, daging beku, serta berbagai jenis ikan.
Selain itu tersedia beras SPHP dengan subsidi ongkos angkut yang dijual seharga Rp56.000 per 5 kilogram dengan alokasi sekitar 8 ton pada setiap titik kegiatan.
Secara keseluruhan, volume komoditas yang disalurkan dalam empat kegiatan OPM tersebut mencapai 32 ton beras SPHP, 9.000 liter minyak goreng, 2,2 ton telur ayam, serta 1,7 ton daging ayam ras, ditambah berbagai komoditas pangan lainnya.
Selain OPM, pemerintah daerah dan Bank Indonesia juga melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 3 Maret 2026 di halaman Masjid Ar Rahman Talang Kelapa serta pada 12 Maret 2026 di halaman Kantor DKPP Provinsi Sumatera Selatan.
Upaya pengendalian inflasi ini juga diperkuat melalui inspeksi mendadak (sidak) pasar, pengawasan distributor dan produsen, serta pemantauan stok dan distribusi bersama Satgas Pangan dan TPID kabupaten/kota.
“Sinergi lintas sektor ini merupakan implementasi strategi pengendalian inflasi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif,” kata Bambang.
Jadwal Operasi Pasar Murah Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Jadwal dan Lokasi:
1. Komplek Ilir Barat Permai
Kamis, 5 Maret 2026 | Pukul 09.00 WIB
2. Halaman UPTD Dishub Prov. Sumsel
Selasa, 10 Maret 2026 | Pukul 09.00 WIB
3. Halaman Kantor Gubernur Sumsel
Rabu, 11 Maret 2026 | Pukul 09.00 WIB
TPA Sukawinatan
4. Senin, 17 Maret 2026 | Pukul 09.00 WIB
Daftar komoditas dan harga subsidi