Stok BBM di Babel Aman dan Lancar, Rudianto Tjen Minta Masyarakat tak Panik sampai Antre di SPBU
Hendra March 06, 2026 02:19 PM

POSBELITUNG.CO, BANGKA — Stok BBM atau ketersediaan BBM di Bangka Belitung hingga Idul Fitri 2026 dipastikan aman dan penyalurannya berjalan dengan normal.

Kabar ini disampaikan Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Provinsi Bangka Belitung, Rudianto Tjen untuk menjawab fenomena antrean panjang pembeli BBM di sejumlah SPBU.

Rudianto Tjen juga menyebutkan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan Ketua DPRD Provinsi Babel, Didit Srigusjaya terkait permasalan BBM ini.

“Ketua DPRD Provinsi sudah kontak dengan kepala cabang Pertamina Babel ini. Dan dijamin stok BBM sampai akhir bulan ini dan hingga Lebaran, stoknya normal dan terpenuhi semua,” kata Rudianto Tjen di Sungailiat, Kamis (5/3/2026) malam.

Selain itu, meskipun terjadi kepanikan dari masyarakat, ketersediaan BBM tetap terus disuplai. Menurutnya, aksi panic buying dari masyarakat tersebut pada akhirnya akan mengalami kejenuhan.

“Pergerakan kelihatannya satu dua hari ini banyak masyarakat panik, tapi tetap disuplai terus. Masyarakat yang beli juga pasti ada jenuhnya,” jelas anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Lanjutnya, sebelum stok BBM tersebut habis, kapal pembawa BBM sudah standby di Pangkalbalam untuk mengisi kembali.

Oleh karena itu, politisi PDI Perjuangan tersebut mengimbau masyarakat agar tidak panik. Ia pun melihat langsung fenomena itu saat melakukan perjalanan dari Pangkalpinang ke Sungailiat.

“Sepanjang jalan dari Pangkalpinang ke Sungailiat ini rata-rata orang antre, rata-rata semua berbondong-bondong ke SPBU,” ungkapnya.

Padahal, kata dia, dari hasil komunikasi antara DPRD Babel dengan Pertamina, stok BBM di Babel bisa dikatakan berlimpah, termasuk untuk kebutuhan Lebaran.

“Dan akan diisi lagi kalau seandainya kosong. Masyarakat harus tenang semuanya,” imbuhnya.

Pertamina memastikan bahwa ketersediaan atau stok BBM di Pulau Bangka dipastikan aman dan tercukupi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Tri Awan selaku Terminal Manager Pertamina Pangkalbalam, Kamis (5/3/2026), saat melakukan pemantauan antrean panjang BBM di sejumlah SPBU di Kota Sungailiat, Bangka, bersama Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya.

Dia menyebut, munculnya panic buying dari masyarakat yang mengantre di SPBU akibat takut tidak kebagian BBM ini tidak hanya terjadi di Bangka, namun juga di sejumlah daerah lainnya seperti Aceh, Medan, dan daerah lain.

“Baik selama Ramadan, pasca-Lebaran, maupun setelah Lebaran, kami pastikan aman,” ucap Tri Awan.

Kata dia, perusahaan berkomitmen bahwa produk BBM dan elpiji dipastikan tersedia. Oleh karena itu, dirinya meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying.

“Jangan panik, karena dengan adanya kepanikan ini seakan-akan minyaknya tidak ada, padahal stoknya tersedia,” ungkapnya.

Lanjutnya, proses suplai BBM dilakukan dan berjalan secara terus-menerus sesuai dengan siklusnya. Ketika ditanya apakah ada penambahan stok BBM di Pulau Bangka saat momentum Ramadan dan menjelang Lebaran ini, Tri Awan mengatakan memang ada penambahan.

“Ada penambahan untuk BBM dan juga elpiji. Sudah dilaksanakan yang namanya extra dropping atau penambahan,” jelasnya.

Dengan demikian, dapat dipastikan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dan merayakan Lebaran Idulfitri dengan tenang.

Adapun jumlah penambahan yang dimaksud yakni sebesar 25 persen dari jumlah normal yang ditentukan berdasarkan hasil perhitungan atau prognosa dari tim sales Pertamina. Normalnya, rata-rata produk gasoline yang masuk sebanyak 800–900 kiloliter (kl) per hari.

“Dan dipastikan itu tersedia dan tercukupi. Selama Ramadan dan Idulfitri, untuk kebutuhan minimum pun kami sudah siapkan. Dan untuk extra dropping atau penambahan juga kami sudah siapkan,” imbuhnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.