Bupati Nganjuk Kang Marhaen Soroti Tiga Penyebab Kerusakan Jalan, Ambil Langkah Tegas
Sri Wahyuni March 06, 2026 12:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyebut tiga faktor utama penyebab kerusakan jalan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Ketiganya adalah yakni buruknya sistem drainase, tingginya lalu lintas kendaraan tambang, serta masalah kelebihan muatan (overload).

Hal tersebut ia ungkapkan saat rapat koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, bersama jajaran OPD, Satlantas Polres Nganjuk, komunitas pengemudi truk, dan pelaku usaha tambang, Kamis (5/3/2026).

Pemerintah Kabupaten Nganjuk sudah berupaya penuh dalam perbaikan jalan rusak. 

Karenanya, perlu kesadaran dalam merawat jalan yang diperbaiki agar awet, seperti memperhatikan kapasitas jalan bagi kendaraan bertonase besar yang melintas. 

Kang Marhaen -sapaan Bupati- mengatakan beban muatan truk yang tidak terkontrol bikin perbaikan jalan menjadi sia-sia karena jalan akan kembali rusak dalam waktu singkat.

"Perbaikan jalan ini memakan biaya puluhan miliar. Sangat tidak sebanding jika kita hanya mengejar pendapatan dari tambang yang tidak seberapa, namun harus menanggung biaya perbaikan jalan yang begitu besar akibat muatan berlebih," katanya, Kamis (5/3/2026). 

Baca juga: Polisi Amankan 75 Motor dan 123 Orang dari Arena Balap Liar di Plosoklaten Kediri

Kang Marhaen pun mengambil langkah tegas. Dia menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) berkolaborasi bersama kepolisian melakukan pemetaan ulang rute kendaraan besar. 

Hal ini supaya kendaraan bertonase berat tidak lagi melewati ruas jalan yang tidak sesuai dengan kelasnya.

"Saya minta Dishub dan Satlantas memetakan rute truk-truk besar ini. Kami tidak ingin memutus rezeki atau melarang orang berusaha di Nganjuk, tapi tolong, aturan muatan dan rute harus ditaati demi kepentingan umum," ungkapnya. 

Ia turut meminta Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk segera menjalankan gerakan "Sapu Bersih Jalan Berlubang" jelang mudik Lebaran. 

Tim teknis diarahkan bekerja maksimal, termasuk di hari libur, guna memastikan akses jalan bagi warga maupun pemudik dalam kondisi baik. 

"Jangan sampai saudara-saudara kita yang pulang dari perantauan merasa tidak nyaman karena jalanan di Nganjuk rusak. Percepatan program perbaikan harus segera dilakukan sekarang juga," tutupnya. 

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.