Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-17 Ramadhan, Mendapat Pahala Seperti Para Nabi
Muliadi Gani March 06, 2026 12:54 PM

 

PROHABA.CO -  Pemerintah telah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. 

Penetapan tersebut menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia dalam menjalankan ibadah puasa sekaligus memperbanyak amalan selama bulan suci Ramadhan.

Selain menjalankan ibadah puasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah seperti membaca Al-Quran, bersedekah, berdzikir, hingga melaksanakan shalat tarawih pada malam hari.

Pada Ramadhan 1447 H yang tengah berlangsung, shalat tarawih menjadi salah satu amalan utama yang dianjurkan untuk memperkuat keimanan sekaligus mengharap ampunan dari Allah SWT.

Shalat tarawih menjadi salah satu ibadah yang hanya dilakukan pada bulan Ramadhan.

Berdasarkan perhitungan kalender hijriah, malam ke-17 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada Jumat malam, 6 Maret 2026 atau malam menjelang tanggal 17 Ramadhan.

Pada malam tersebut, umat Islam tetap dianjurkan melaksanakan sholat tarawih sebagaimana malam-malam sebelumnya.

Shalat tarawih merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan setelah sholat Isya selama bulan Ramadhan.

Ibadah ini biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid, meskipun juga diperbolehkan dilaksanakan secara mandiri di rumah.

Banyak literatur keislaman yang menjelaskan berbagai keutamaan shalat tarawih di setiap malam Ramadhan.

Salah satu kitab yang sering dijadikan rujukan dalam membahas fadhilah atau keutamaan tarawih adalah kitab Durratun Nasihin.

Kitab tersebut memuat penjelasan tentang keutamaan shalat tarawih dari malam pertama hingga malam ke-30 Ramadhan.

Walaupun sebagian ulama menjelaskan bahwa tidak semua keterangan di dalamnya berasal dari hadits yang kuat, isi kitab tersebut tetap sering dijadikan sebagai motivasi spiritual bagi umat Islam untuk semakin semangat meningkatkan ibadah selama Ramadhan.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-14 Ramadhan, Allah Tidak Akan Menghisabnya di Hari Kiamat

Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan keutamaan ahalat tarawih pada malam ke-17 Ramadhan.

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةَ عَشَرَةَ يُعْطَى مِثْلَ ثَوَابَ الْاَنْبِيَاءِ

Artinya: Pada malam ketujuh belas, akan diberi pahala sebagaimana pahala para Nabi.

Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa setiap malam shalat tarawih memiliki keutamaan tersendiri. 

Keutamaan-keutamaan yang disebutkan dalam kitab tersebut juga dapat menjadi dorongan spiritual bagi umat Islam agar semakin bersemangat menjalankan ibadah hingga akhir Ramadhan.

Misalnya pada malam pertama Ramadhan, disebutkan bahwa dosa seorang mukmin yang melaksanakan shalat tarawih akan keluar seperti saat dirinya baru dilahirkan oleh ibunya.

Malam 1: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.

Malam 2: Pada malam kedua, orang yang sholat tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.

Malam 3: Pada malam ketiga, malaikat di bawah Arasy berseru: mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah lalu.

Malam 4: Pada malam keempat, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.

Malam 5: Pada malam kelima, Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjidil Aqsha.

Malam 6: Pada malam keenam, Allah memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah pun memintakan ampunan untuknya.

Malam 7: Pada malam ketujuh, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir'aun dan Haman.

Malam 8: Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.

Malam 9: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada Allah sebagaimana ibadahnya para nabi.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-13 Ramadhan, Selamat dari Keburukan di Hari Kiamat

Malam 10: Pada malam kesepuluh, Allah akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.

Malam 11: Pada malam kesebelas, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan di mana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.

Malam 12: Pada malam kedua belas, pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.

Malam 13: Pada malam ketiga belas, pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.

Malam 14: Pada malam keempat belas, malaikat menjadi saksi bahwa ia melakukan sholat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.

Malam 15: Pada malam kelima belas, para malaikat, malaikat penyangga Arsy, dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya.

Malam 16: Pada malam keenam belas, Allah mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga baginya.

Malam 17: Pada malam ketujuh belas, akan diberi pahala sebagaimana pahala para nabi.

Penjelasan tersebut menggambarkan besarnya nilai ibadah shalat tarawih di bulan Ramadhan. 

Dengan menjaga shalat tarawih secara rutin, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai sarana memperbanyak amal, memperkuat keimanan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-9 Ramadhan, Pahala Seperti Ibadah Para Nabi

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-8 Ramadhan, Allah Berikan Pahala Seperti Anugerah Nabi Ibrahim

Baca juga: Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke-5 Ramadhan, Pahala Sama dengan Shalat di 3 Masjid Suci

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.