SURYA.co.id LAMONGAN - Penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Lamongan terus menunjukkan peningkatan.
Hingga saat ini, total tiket yang telah terjual mencapai 8.041 lembar.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi tiket keberangkatan pada periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10) Lebaran.
Seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri, angka penjualan tiket diperkirakan masih akan terus bertambah.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi sementara tercatat pada 27 Maret 2026 (H+5) dengan total 616 tiket terjual.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Segera Pesan Tiket Kereta Api
“Tingginya minat pada tanggal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan pasca-Lebaran,” ujar Mahendro, Jumat (6/3/2026).
Meski demikian, tiket kereta api untuk berbagai tanggal dan relasi perjalanan lainnya masih tersedia dalam jumlah yang cukup.
Untuk mendukung kelancaran layanan selama masa mudik dan arus balik Lebaran, Stasiun Lamongan mengoperasikan sebanyak 17 perjalanan kereta api setiap hari.
Rinciannya, 15 perjalanan kereta api reguler dan 2 perjalanan kereta api tambahan.Total kapasitas yang disediakan mencapai sekitar 9.800 tempat duduk per hari.
Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.
KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal serta melakukan pemesanan tiket melalui kanal penjualan resmi sebelum kuota tiket habis.
Dengan perencanaan yang matang dan pembelian tiket lebih awal, diharapkan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.