POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Bupati Kamarudin Muten atau Afa meninjau kawasan Wisata Mangrove Keretak Nujau, Jumat (6/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia mendorong pengembangan destinasi wisata tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga cerita budaya dan pengalaman bagi wisatawan.
Bupati yang akrab disapa Afa itu berjalan menyusuri jembatan kayu di tengah kawasan mangrove sambil mengamati rimbunnya pohon bakau yang menjadi benteng alami di pesisir Gantung.
Kunjungan tersebut dihadiri Wakil Bupati Chairil Anwar serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Afa mengaku ingin melihat langsung potensi wisata yang dimiliki Desa Gantung.
Sambil sesekali menyeka keringat, Afa berbincang akrab dengan pengelola wisata. Ia melemparkan sebuah saran, yakni wisata jangan hanya menjual apa yang dilihat mata, tapi apa yang dirasakan oleh hati. Ia pun membandingkan potensi Beltim dengan Bali yang mendunia bukan hanya karena alamnya, tapi karena budayanya.
"Bali itu mungkin alamnya tidak sebagus kita, tapi kenapa orang ramai ke sana? Karena mereka menjual budaya dan cerita. Masyarakatnya juga mendukung," ujarnya.
Afa berpesan kepada pengelola dan masyarakat sekitar agar mulai membangun narasi atau sejarah di balik keindahan Mangrove Keretak Nujau. Afa berpendapat bahwa turis akan lebih terkesan jika pulang membawa cerita tentang keunikan budaya lokal Gantung, bukan hanya sekadar koleksi foto di galeri ponsel.
Dukungan masyarakat juga menjadi poin krusial yang Afa tekankan. Ia meminta warga untuk selalu menceritakan hal-hal baik tentang daerah mereka kepada pendatang.
Afa juga menyayangkan jika masih ada warga yang justru lebih senang mengeluhkan urusan dapur sendiri kepada orang luar.
Untuk menarik minat pengunjung lebih jauh, Afa melontarkan ide segar. Ia meminta setiap tiket masuk yang dibeli wisatawan mulai diberi nomor undian.
Di akhir tahun nanti nomor-nomor undian tadi akan dipilih secara acak, dimana pemenang akan mendapat hadiah menarik yang Afa janjikan akan ditanggung dari kantong pribadinya.
"Hadiahnya nanti Bupati yang tanggung. Jadi orang datang ke sini bukan cuma lihat foto-foto, tapi ada harapan membawa pulang hadiah di akhir tahun," ucapnya.
Tak hanya soal tiket, Afa juga menaruh perhatian pada infrastruktur digital. Ia langsung menginstruksikan Dinas Kominfo untuk masif menayangkan keindahan mangrove ini agar masyarakat luas tahu bahwa ada tempat seindah ini di Gantung yang bebas dari gangguan nyamuk maupun agas.
Afa mengharapkan dalam tiga bulan ke depan ada perubahan signifikan di kawasan wisata ini di bawah koordinasi Kepala Dinas Pariwisata yang baru. Ia ingin melihat wajah wisata Gantung yang lebih gesit dan mampu bersaing dengan destinasi mancanegara.
Kunjungan pun berlanjut ke kawasan Keretak Sawah Danau Nujau, dimana Afa kembali menekankan pentingnya sinergi antara keindahan alam dan keramahan penduduk. Baginya, masa depan pariwisata Beltim ada di tangan kreativitas masyarakatnya sendiri.
Hari mendekati siang, namun semangat yang ditinggalkan Afa di Keretak Nujau diharapkan menjadi awal bagi bangkitnya pariwisata berbasis budaya di Belitung Timur. Ini menjadi komitmen dari pemkab untuk tidak lagi hanya menjual pemandangan, tapi menjual pengalaman yang tak terlupakan. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)