Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Taniya Sembiring
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Estafet kepemimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua bersiap memasuki babak baru. Ketua Umum Kadin Papua masa bakti 2021 - 2026, Ronald Antonio, secara terbuka menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2026 mendatang.
Dalam pernyataan yang disampaikan dengan penuh ketegasan namun rendah hati, Ronald mengonfirmasi bahwa masa baktinya akan segera usai pada bulan Mei 2026 mendatang. Meski secara aturan organisasi ia masih diperbolehkan menjabat untuk periode kedua, Ronald memilih untuk memberikan kesempatan bagi figur-figur baru.
"Saya merasa pengabdian saya selama satu periode ini sudah cukup. Saya secara pribadi memutuskan untuk tidak maju lagi mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kadin Papua pada periode 2026-2031 nanti," tegas Ronald ketika diwawancarai di Jayapura, Jumat (06/03/26).
Baca juga: KNPI Kota Jayapura Umumkan Jadwal Lengkap Musda VI dan Tahapan Pencalonan Ketua
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan yang kuat. Ronald menyoroti pentingnya regenerasi sebagai jantung dari kesehatan sebuah organisasi. Ia khawatir jika kepemimpinan terlalu lama berada di tangan yang sama, akan muncul efek kejenuhan yang justru dapat menghambat kreativitas dan akselerasi organisasi dalam merespons tantangan zaman.
Keputusannya untuk tidak lagi menjabat sebagai Nahkoda Utama bukan berarti Ronald akan angkat kaki dari Kadin. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap berada dalam rumah besar Kadin Papua, namun dalam peran yang berbeda.
Sesuai aturan main organisasi, pasca lengser dari jabatan Ketua Umum, Ronald akan transisi menjadi Ketua Dewan Pertimbangan. Posisi ini memungkinkannya untuk tetap memberikan supervisi, nasihat dan arahan strategis bagi pengurus baru tanpa harus terlibat dalam teknis operasional harian.
Menjelang Muprov April 2026, Ronald pun menitipkan kriteria khusus bagi para calon pengusaha atau pengurus yang ingin maju bertarung memperebutkan kursi Kadin 1. Ia berharap pemimpin masa depan Kadin Papua memiliki tiga aspek utama:
Baca juga: Ratusan Umat Kristen Parade Injil dan Budaya dari Lapangan Trikora hingga Otonom Jayapura
1. Sinergi Tanpa Batas: Menjadi mitra strategis yang solid bagi Pemerintah Provinsi Papua untuk mendorong iklim investasi yang sehat.
2. Visi yang Sejalan: Memiliki kedekatan visi dengan kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur saat ini demi mendukung program besar "Papua Cerah" selama lima tahun ke depan.
3. Totalitas Waktu: Pemimpin baru harus mampu meluangkan waktu lebih banyak untuk mengurus organisasi dan mengayomi seluruh anggota dari tingkat kabupaten hingga kota.
"Kita butuh pemimpin yang lebih siap dan layak untuk memimpin Kadin ke depan agar organisasi ini jauh lebih maju dan jaya," tutup Ronald seraya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Kadin kabupaten/kota yang telah menemaninya selama lima tahun terakhir.(*)