TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), menghadiri pelantikan pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) kabupaten/kota se-Sulawesi Utara yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Jumat (6/3/2026).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua DPW Dekopinwil Sulut, Godbless Sofcar Vicky Lumentut, dan dihadiri para pengurus koperasi dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Momentum ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong kebangkitan ekonomi kerakyatan melalui penguatan gerakan koperasi di daerah.
Dalam sambutannya, Vicky Lumentut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur YSK yang telah memfasilitasi pelaksanaan pelantikan di Graha Gubernuran.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas satu tahun kepemimpinan Gubernur YSK bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay yang dinilai memberi perhatian besar terhadap penguatan ekonomi rakyat di Sulawesi Utara.
Menurut Vicky, salah satu tugas yang diberikan Gubernur YSK kepada dirinya telah berhasil dituntaskan, yakni pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dekopin yang berlangsung sejak 14 November 2025 hingga 31 Januari 2026.
Selain itu, pihaknya juga ikut mengawal program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sulawesi Utara.
“Jumlahnya saat ini sudah mencapai 1.838 koperasi di Sulawesi Utara. Ke depan kami akan terus mengawal bersama Dinas Koperasi di kabupaten/kota agar program Presiden bisa berjalan dengan baik,” kata Vicky.
Ia menambahkan, Dekopinwil Sulut juga mendapat tugas untuk mengawal program pemerintah provinsi terkait pengelolaan wilayah pertambangan rakyat melalui sistem koperasi.
Sementara itu, Gubernur YSK dalam arahannya memuji kinerja cepat jajaran Dekopinwil Sulut yang mampu membentuk kepengurusan hingga tingkat kabupaten/kota dalam waktu relatif singkat.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam membangun gerakan koperasi yang solid di Sulawesi Utara.
“Tidak sampai empat bulan semuanya sudah terbentuk lengkap. Ini luar biasa. Bisa jadi Sulawesi Utara yang paling lengkap struktur Dekopinnya di seluruh provinsi di Indonesia,” ujar YSK.
Gubernur juga menegaskan bahwa Sulawesi Utara memiliki banyak potensi ekonomi rakyat yang belum dikelola secara optimal.
Potensi tersebut antara lain di sektor pertambangan rakyat, perikanan laut, perkebunan hingga pertanian.
Jika potensi-potensi tersebut dikelola secara baik melalui sistem koperasi, menurutnya hal itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Majunya koperasi dan suksesnya koperasi ada di tangan kalian. Kalau potensi ini dikelola secara optimal, ekonomi Sulawesi Utara akan tumbuh dan masyarakat akan semakin sejahtera,” tegasnya.
Usai pelantikan, Gubernur YSK juga menyempatkan diri mengunjungi kantor Dekopinwil Sulut untuk meresmikan sekaligus meninjau langsung fasilitas kantor tersebut yang akan menjadi pusat koordinasi gerakan koperasi di daerah. (Ren)