Janji Kejati Sulut Tetapkan Tersangka 2 Kasus Korupsi Usai Lebaran, "Pasti Ada"
Alpen Martinus March 06, 2026 07:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,SULUT - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) tengah fokus menangani kasus korupsi.

Kini ada dua kasus korupsi yang sedang ditangani dan sedang viral.

Dua kasus tersebut yaitu dugaan korupsi dana bantuan stimulan korban erupsi gunung ruang di Sitaro serta dugaan korupsi PT HWR.

Baca juga: Kajati Sulut Pastikan 2 Kasus Dugaan Korupsi Ada Tersangka: Pasti Itu, Catat Omongan Saya

Untuk dua kasus tersebut Kejati sudah mengumpulkan banyak bukti.

Serta memeriksa sejumlah saksi.

Kini tinggal penetapan tersangkanya yang dinantikan.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy menggaransi kedua kasus itu pasti 
ada tersangka. 

"Pasti ada tersangka," kata dia kepada Tribun manado di kantor Kejati Sulut, Jumat (6/3/2026). 

Bahkan penetapan tersangka kasus PT HWR tinggal menghitung pekan. 

Ia berjanji mengumumkannya setelah Idul Fitri.

"Abis lebaran ada tersangka," kata dia.

Ia memastikan jumlah tersangka lebih dari satu. 

Bisa hingga lima tersangka. 

Diketahui penyidik Kejati telah memeriksa sekira 30 - an orang untuk penyidikan kasus tersebut. 

Baru baru ini, penyidik Kejati menyita barang bukti emas di empat toko emas di Manado dan satu di kota kotamobagu. 

Untuk kasus gunung ruang, ia memastikan kasus itu akan berujung pada penetapan tersangka. 

Ia menegaskan itu dengan mimik serius dan kata-kata penuh penekanan. 

"Pasti ada, catat omongan saya," katanya.

Sebut dia, aparat telah bekerja keras untuk menuntaskan kasus itu.

Sebanyak 1300 dari 1900 saksi telah diperiksa. 

Penyidikan kasus dugaan korupsi dana stimulan Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro oleh Kejati Sulut menyimpan kisah haru.

Ada seribuan saksi yang musti diperiksa. 

Ini membawa kesulitan yang sangat pada penyidik. 

Bahkan sampai ada penyidik yang pingsan. 

Hal ini dibeber oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy kepada Tribun manado di kantor Kajati Sulut, Jumat (6/3/2026). 

"Ada penyidik pingsan karena begitu banyak saksi yang diperiksa," kata dia. 

Di antara mereka yang diperiksa adalah Bupati Sitaro dan Wakil Bupati Sitaro. 

Sekda serta pejabat lainnya pun sudah bolak balik diperiksa di kantor Kejaksaan. (ART) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.