Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan terus digaungkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, dengan menggelar kegiatan Amaliyah Ramadhan berupa pembagian takjil dan nasi box kepada pasien, keluarga pasien, serta masyarakat di sekitar RSUD dr Drajat Prawiranegara, Kabupaten Serang, Banten.
Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa pada Kamis (5/3/2026) tersebut menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Para pasien, keluarga pasien, serta pengunjung rumah sakit tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan langsung oleh jajaran pengurus MUI Banten.
Baca juga: Profil Ainia Salsabila, Hafidzah Asal Lebak Banten Lolos Babak Top 12 Dai Aksi Indosiar 2026
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Umum MUI Provinsi Banten, Dr H Endang Saeful Anwar MA, Ketua Bidang PPRK MUI Banten Dr Hj Iin Ratna Sumirat MHum, Ketua Komisi PPRK Dr Hj Renny Pudjiati, serta sejumlah anggota PPRK MUI Banten.
Dari pihak rumah sakit, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Direktur RSUD dr Drajat Prawiranegara, dr Rachmat Setiadi MARS MHKes, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat MUI Banten, bersama jajaran pimpinan rumah sakit.
Sekretaris Umum MUI Banten, Endang Saeful Anwar mengatakan, kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan bagian dari upaya MUI untuk memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat, khususnya pada momentum Ramadhan.
Menurutnya, bulan Ramadhan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah secara pribadi, tetapi juga momentum mempererat hubungan sosial dan kepedulian terhadap sesama.
“Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi para pasien, keluarga pasien, dan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Endang dalam keterangan tertulisnya yang diterima TribunBanten.com, Jumat (6/4/2026).
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan semangat bagi mereka yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit maupun keluarga yang mendampingi.
Direktur RSUD dr Drajat Prawiranegara, dr Rachmat Setiadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh PPRK MUI Banten tersebut.
Menurutnya, perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada pasien serta keluarga pasien memiliki makna yang sangat besar, terlebih bagi mereka yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Di tengah suasana Ramadhan, perhatian dan kepedulian seperti ini tentu memberikan semangat tersendiri bagi para pasien dan keluarga yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Provinsi Banten, Dr KH A Bazari Syam MPdI, secara terpisah juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Amaliyah Ramadhan yang digagas oleh Bidang PPRK MUI Banten tersebut.
Bazari menilai kegiatan berbagi kepada sesama, khususnya kepada mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan, merupakan wujud nyata dari nilai-nilai keislaman yang menekankan pentingnya kepedulian sosial.
“Ramadhan bukan hanya tentang meningkatkan ibadah secara individual, tetapi juga memperkuat dimensi sosial keagamaan. Kegiatan berbagi takjil ini adalah bentuk dakwah bil hal yang sangat penting untuk menumbuhkan empati dan solidaritas di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosial yang digelar oleh jajaran MUI Banten dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
“Kami berharap program-program Amaliyah Ramadhan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama menebarkan kebaikan dan memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah,” tambahnya.
Pembagian takjil dilakukan secara langsung kepada para pengunjung, keluarga pasien, serta masyarakat yang berada di sekitar area RSUD dr Drajat Prawiranegara menjelang waktu berbuka puasa.
Kehangatan dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, menjadi simbol sinergi antara ulama, lembaga kesehatan, dan masyarakat dalam menebarkan nilai-nilai kemanusiaan di bulan suci Ramadhan.