TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Inilah es cendol tape yang cocok jadi hidangan berbuka puasa di bulan suci Ramadan.
Memasuki pertengahan puasa Ramadan, hidangan menu berbuka sebaiknya dibuat beragam agar tak bosan dengan minuman yang itu-itu saja.
Nah, salah satu yang bisa menjadi pilihan adalah es cendol tape.
Jika biasanya es cendol identik dengan gula merah dan buliran hijau kenyal (terbuat dari tepung beras/hunkwe dan pandan).
Namun, untuk es cendol tape ini berbeda.
Hidangannya tak sekedar buliran hijau kenyal dengan santan dan gula merah, namun juga berisikan tape.
Baca juga: Resep Viral TikTok Es Cendol atau Dawet Minuman Tradisional dari Tepung Beras, Gula Jawa, dan Santan
Tape adalah makanan tradisional Indonesia hasil fermentasi karbohidrat (singkong atau beras ketan).
Rasanya manis namun juga asam, seperti cita rasa minuman beralkohol.
Namun tape tentu saja tidak memabukkan.
Jika dicampur dengan cendol, sensasinya cukup berbeda terasa dengan cendol biasanya.
Kombinasi cendol hijau yang lembut, santan gurih, kuah gula merah manis, dan tambahan tape singkong yang sedikit asam bikin minuman ini terasa unik.
Perpaduan antara cita rasa manis, segar, sekaligus ada sentuhan rasa fermentasi yang khas.
Hidangan ini cukup populer di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa.
Variasi ini sangat cocok dijadikan takjil buka puasa saat bulan Ramadan karena bisa menghilangkan dahaga sekaligus beri energi setelah berpuasa seharian.
Simak cara membuat es cendol tape, dikutip dari Sajian Grid:
Waktu Memasak dan Porsi
Waktu Memasak: 60–70 menit
Porsi: 6–8 gelas tergantung ukuran
100 gr tepung beras
50 gr tepung hunkwe / tepung tapioka
500 ml air (bisa pakai air pandan dari daun suji untuk aroma)
100 gr tape singkong, haluskan
Sejumput garam
Pewarna hijau pandan (opsional)
1 liter santan dari 1–1,5 butir kelapa
Sejumput garam
2–3 lembar daun pandan (biar harum)
Bahan Sirup Gula Merah
350 gr gula merah, sisir halus
250 ml air
2 lembar daun pandan
Sejumput garam
(Opsional) potongan nangka atau kelapa muda untuk topping
Pelengkap
Es serut atau es batu secukupnya
1. Membuat Cendol
- Campurkan tepung beras, tepung hunkwe, garam, air (dan pewarna pandan jika pakai) dalam panci.
- Masak sambil diaduk terus di atas api kecil sampai adonan menjadi kental, transparan, dan tidak menggumpal.
- Siapkan wadah berisi air es. Cetak adonan cendol dengan menggunakan cetakan cendol atau saringan berlubang lebar langsung ke air es sampai membentuk serpihan-serpihan kecil cendol. Tiriskan.
2. Siapkan Kuah Santan
- Didihkan santan bersama daun pandan dan garam sambil selalu diaduk agar santan tidak pecah. Setelah mendidih, matikan api dan biarkan agak mendingin.
3. Buat Sirup Gula Merah
- Rebus gula merah, air, pandan, dan sedikit garam sampai gula larut dan kuah agak kental. Saring agar sirup lebih bening.
4. Penyajian
- Siapkan gelas saji. Masukkan beberapa sendok cendol.
- Tambahkan tape singkong, es serut atau es batu.
- Tuang sirup gula merah dan kuah santan di atasnya. Aduk sedikit sebelum dinikmati.
Sajikan es cendol tape tepat saat adzan maghrib supaya tubuh langsung terhidrasi dan energi cepat kembali.
Tambahkan buah seperti nangka atau kelapa muda untuk tekstur dan nutrisi ekstra.(*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(Sajian Grid)