Prof. Dr. Sarifa Suhra
Abdul Azis Alimuddin March 07, 2026 01:22 AM

Oleh: Firdaus Muhammad
Pembina Pesantren An-Nahdlah, Dosen UIN Alauddin, dan Pengurus MUI Sulsel

TRIBUN-TIMUR.COM - Prof. Dr. Sarifa Suhra, seorang akademisi, aktif berdakwah dan berorganisasi.

Kiprahnya tersebut menjadikannya dilirik oleh pengurus Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) dijadikan salah satu ulama perempuan yang biografinya dipublikasi di Website kupipedia milik KUPI.

Dilahirkan di Tosewo Wajo, Sulawesi Selatan 31 Desember 1975, dari perpaduan darah Arab kalangan Habaib Fam bin Yahya yang telah mukim beberapa generasi di Pompanua Bone dan juga di Tosora Wajo dengan ibu berdarah Bugis Wajo.

Ayah bernama Sayyid Hasyim bin Sayyid Ahmad bin Sayyid Hasyim bin Sayyid Umar bin Sayyid Abdollah bin Yahya dan Ibu bernama Indo Esa’ daeng Malebbi binti Ambo Neha Daeng Pasau’.

Sehari-hari bekerja sebagai Guru Besar IAIN Bone dan kini menjabat Wakil Rektor bidang kemahasiswaan.

Sebelumnya aktif di Pasacasarjana, Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah.

Kemudian Ketua Komisi Pendidikan dan kaderisasi MUI Kabupaten Bone.

Menempuh pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah As’adiyah Cabang No. 265 Tosewo Maniang Salo, lanjut ke MTsN Pompanua hingga 1992.

MTsN Pompanua ini dipilih karena leluhur dan keluarga Abahnya menetap di kampung para ulama ternama tersebut.

Kemudian di Madrasah Aliyah Putri Ponpes As’adiyah Pusat Sengkang di Mesjid Jami’. Aktif berceramah setiap bulan Ramadhan di daerah-daerah, diantaranya di Desa Lawesso, Desa Tellesang, Wajo.

Kemudian Desa Tokaseng, Desa Latonro di Bone.

Tahun 1996 Syarifah kuliah di IAIN Alauddin Makassar, dapat beasiswa Supersemar.

Kemudian selesai dengan predikat Cumlaude.

Setelah diwisuda S1, lanjut di PKU (Pendidikan Kader Ulama) MUI Sulsel.

Tahun 2001 melanjutkan kuliah di Pascasarjana IAIN Alauddin dan berhasil meraih doktor tahun 2014 di institusi yang sama.

Selain berprofesi sebagai Dosen dan penceramah, saat ini ia juga tercatat sebagai Pengurus Dewan pendidikan Kabupaten Bone.

Memberi pengajian melalui kitab Muidzatul Mukminin min Ikhya’i Ulum al-Din di pondok pesantren Tahfidzul Qur’an Baytul Mukarramah Watampone sejak 2022 sampai sekarang.

Sebelumnya, aktif di Muslimat NU Bulukumba.

Tahun 2010 Yayasan Hidmat (Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim) Muslimat NU Bone.

Ia menikah dengan Andi As’ad dikarunia putra-putri; Andi Fathul Khairi Syarif As’ad, Andi Fitri Ramadhani Zahra As’ad dan Andi Fajrul Fikri Syarif As’ad.

Sejak Tahun 2019 terlibat mendampingi program UNICEF terkait pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Bone.

Tahun 2020 mendapat anugrah Gender Champions dari Bupati Bone.

Menulis buku, diantaranya: Membangun Karakter kemandirian melalui implementasi kurikulum Life Skill Education dan Obsessive Love dan Tawaran Solusinya Perspektif al-Qur’an yang mengantarkannya sebagai guru besar dalam bidang Pendidikan Akhlak.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.