SURYA.co.id KEDIRI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri memetakan sejumlah titik rawan kemacetan menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Beberapa simpang jalan utama diprediksi menjadi titik kepadatan lalu lintas, terutama pada jalur penghubung antarwilayah di Kabupaten Kediri.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dishub Kabupaten Kediri Surani mengatakan titik kemacetan yang selama ini sering terjadi masih berada di lokasi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Beberapa titik yang diprediksi menjadi pusat kepadatan kendaraan antara lain :
Menurut Surani, Simpang Empat Mengkreng masih menjadi titik paling rawan kemacetan karena merupakan jalur pertemuan kendaraan dari berbagai arah, termasuk arus kendaraan dari wilayah Jombang menuju Kediri maupun sebaliknya.
Baca juga: Lebaran 2026, Pucak Arus Balik dari Stasiun Bojonegoro Diprediksi 24 Maret 2026
Selain itu, potensi kepadatan juga diprediksi meningkat di Simpang Empat Branggahan.
Hal ini dipicu oleh meningkatnya arus kendaraan dari arah selatan setelah Jalur Lintas Selatan (JLS) di Tulungagung mulai berfungsi secara normal.
"Karena jalur dari selatan melalui JLS sudah ramai dilalui kendaraan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi peningkatan arus lalu lintas di beberapa simpang, terutama di Branggahan," kata Surani, Jumat (6/3/2026).
Surani menjelaskan, peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran juga dipengaruhi oleh aktivitas silaturahmi dan wisata.
Hal itu terutama ke wilayah Kediri bagian barat sungai Brantas serta sejumlah pondok pesantren yang banyak dikunjungi masyarakat.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Dishub bersama instansi terkait akan menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di titik rawan tersebut.
Baca juga: Daftar 7 Titik Rawan Macet Dikota Wisata Batu Saat Libur Nataru 2025
Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan pembatas jalan atau road barrier di beberapa simpang utama, termasuk di kawasan Mengkreng dan Papar, guna memisahkan arus kendaraan dari dua arah berbeda.
Tak hanya itu, nantinya juga ada beberapa pos pelayanan untuk para pemudik yang disiapkan oleh pihak kepolisian.
Selain itu, jika terjadi kepadatan di Simpang Mengkreng, arus kendaraan akan dialihkan melalui jalur alternatif menuju Nganjuk melalui Jembatan Kelutan Papar atau jalur lain yang telah disiapkan.
Dishub Kabupaten Kediri juga melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif melalui command center yang terhubung dengan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis.
"Pemantauan lalu lintas kami lakukan selama 24 jam melalui CCTV yang terhubung di command center. Petugas berjaga secara bergantian untuk memantau kondisi jalan," jelas Surani.
Dengan pemantauan tersebut, Dishub berharap potensi kemacetan dapat diantisipasi lebih cepat sehingga arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran di Kabupaten Kediri tetap berjalan lancar dan aman bagi para pengguna jalan.