Sahur Kelam di Muara Bulian: Ambulans Terjepit 4 Lapis Truk Batu Bara
Darwin Sijabat March 07, 2026 10:11 AM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Sebuah rekaman video amatir yang menyayat hati viral di jagat maya, memperlihatkan betapa lumpuhnya kemanusiaan di jalur lintas Muara Bulian, Provinsi Jambi, Sabtu (7/3/2026). 

Di tengah kekhusyukan bulan Ramadan 2026, sebuah mobil ambulans yang mengangkut pasien darurat tak berkutik setelah terjepit di tengah lautan truk batu bara yang mengular hingga empat jalur.

Kondisi horor ini dilaporkan terjadi sejak pukul 03.00 WIB, tepat saat warga hendak melaksanakan sahur. 

Ribuan truk angkutan batu bara terpantau memenuhi badan jalan mulai dari Kelurahan Sridadi hingga Desa Tenam, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi.

Kondisi kemacetan itu tidak menyisakan ruang sedikit pun bagi kendaraan lain untuk melintas.

Jeritan Minta Tolong kepada Kapolres

Perekam video, yang juga terjebak sejak dini hari, terdengar sangat emosional saat meminta bantuan kepada pihak kepolisian. 

Ketidakberdayaan melihat ambulans yang tertahan di tengah kemacetan "empat lapis" menjadi puncak keresahan warga.

"Minta tolong sama Pak Kapolres Batang Hari, dak bisa bergerak lagi nah, dari jam 3 saya di sini tidak bergerak mobil saya, ada ambulans (terjebak macet) tidak bergerak, dari tadi tidak bergerak sudah 4 baris," ucap pria dalam video tersebut dengan nada penuh desakan.

Ramadan 2026 yang Terusik Kemacetan

Kemacetan ini merupakan salah satu yang terparah di pertengahan Ramadan 2026 ini. 

Baca juga: Ambulans Terjebak Macet, Jalur Muara Bulian Jambi Lumpuh Total Akibat Batu Bara

Baca juga: Duka Ramadan di Kumpeh Jambi: Rumah Nenek Sebatang Kara Ludes Terbakar

Percampuran antara kendaraan pribadi yang ingin mengejar waktu pagi dengan ribuan armada batu bara menciptakan simpul mati yang sulit diurai. 

Arus lalu lintas dilaporkan bergerak sangat lambat, bahkan lebih sering berhenti total selama berjam-jam.

Masyarakat yang hendak memulai aktivitas pagi selama Ramadan mengaku sangat dirugikan. 

"Mereka berharap adanya pengaturan lalu lintas yang lebih tegas agar kemacetan serupa tidak terus berulang," tulis keterangan dalam unggahan akun Instagram @jambisharing.

Hingga pagi hari, antrean kendaraan dilaporkan masih belum terurai sepenuhnya. 

Kejadian ini kembali menjadi tamparan keras bagi regulasi angkutan batu bara di Jambi, di mana nyawa pasien di dalam ambulans harus dipertaruhkan demi antrean komoditas tambang.

Tragedi Batu Bara di Muaro Jambi

Belum usai penanganan kecelakaan di exit tol di Pijoan, kecelakaan maut kembali terjadi di KM 34 Tanjung Pauh pada Rabu (4/3/2026) malam pukul 18.55 WIB.  

Seorang pemotor bernama Putra, warga KM 35, menghantam bagian belakang truk Batu Bara yang tengah mogok di badan jalan. 

Kondisi minim cahaya memperparah keadaan karena sopir truk tidak memasang rambu peringatan.  

Akibat benturan hebat, korban harus dilarikan ke RS Siloam.  

Baca juga: Kecelakaan Truk Batu Bara Jambi: Rumah Hancur Hingga Sopir Tewas Terjepit

Baca juga: Tinggal Sebatang Kara, Rumah Nenek Asiah di Kumpeh Muaro Jambi Kebakaran

Situasi sempat memanas karena sopir truk dilaporkan melarikan diri, yang memicu kemarahan keluarga korban hingga sempat menahan armada batubara lainnya untuk melintas selama beberapa jam. 

"Sopir tidak memasang Rambu-Rambu sehingga minimnya pencahayaan menyebabkan keberadaan mobil itu tidak terlihat jelas oleh korban," jelas keterangan saksi di lokasi.  

Ketegangan baru mereda setelah sopir truk menghubungi keluarga korban untuk bertanggung jawab, sehingga arus lalu lintas kembali dibuka.

Rentetan Laka di Jambi Belakangan Ini 
Selain dua kejadian di atas, Jambi juga diguncang insiden lain pada Rabu (4/3/2026).  

Di depan GOR Kota Baru, seorang pemotor terjatuh usai menabrak pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.  

Sementara di kawasan Kampung Radja, Simpang Rimbo, seorang wanita bernama Megawati (46) tewas di tempat dalam kecelakaan tunggal setelah menghantam median jalan.  

Tingginya angka kecelakaan ini menjadi alarm keras bagi pengguna jalan di Jambi untuk meningkatkan kewaspadaan.

DISCLAIMER

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, atau melakukan tindak pidana lainnya segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional di puskesmas/rumah sakit terdekat atau pihak berwajib.

 

Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik Sabtu 7 Maret 2026 - Muara Sabak, Bulian, Aurduri

Baca juga: Tinggal Sebatang Kara, Rumah Nenek Asiah di Kumpeh Muaro Jambi Kebakaran

Baca juga: Duka Ramadan di Kumpeh Jambi: Rumah Nenek Sebatang Kara Ludes Terbakar

Baca juga: Ambulans Terjebak Macet, Jalur Muara Bulian Jambi Lumpuh Total Akibat Batu Bara

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.