Mendadak Diceraikan, Annisa Hadiyanti Kuliti Dugaan Kezhaliman Aditya Founder Nussa Rara ‘Sengaja’
Odi Aria March 07, 2026 10:27 AM

SRIPOKU.COM - Annisa Hadiyanti membagikan kisah pahit yang dialaminya setelah rumah tangganya dengan Aditya Triantoro berakhir.

Perempuan yang ikut merintis serial animasi populer Nussa dan Rara itu mengaku bukan hanya harus menghadapi perceraian, tetapi juga dikeluarkan dari perusahaan yang ia bangun bersama mantan suaminya.

Lebih mengecewakan lagi, Annisa menyebut dirinya tidak menerima pembagian apa pun dari proyek animasi yang turut ia dirikan tersebut.

Annisa menjelaskan bahwa pada awalnya perusahaan yang mengembangkan animasi Nussa dan Rara didirikan oleh dirinya dan Aditya.

Ia ikut membangun proyek tersebut sejak awal hingga berkembang dan dikenal luas.

Namun situasi berubah ketika konflik rumah tangga muncul dan berdampak pada hubungan profesional mereka di perusahaan.

Menurut pengakuannya, masalah bermula saat sang suami tiba-tiba meminta cerai tanpa alasan yang jelas.

Belakangan Annisa mengaku mengetahui adanya dugaan perselingkuhan yang membuat hubungan mereka semakin retak.

Meski menghadapi persoalan pribadi yang berat, ia mengaku berusaha menahan diri demi keberlangsungan proyek animasi tersebut.

Annisa mengatakan ia sebenarnya bisa memperpanjang konflik ketika masalah rumah tangganya terungkap.

Namun ia memilih meredam emosi dan memikirkan masa depan perusahaan serta karya yang telah mereka bangun bersama.

“Mau saya panjangin lah istilahnya waktu itu. Sebenarnya kan waktu pas pertama kali ketahuan kalau saya nggak ngeredam, kalau saya nggak mikirin soal Nussa, kalau saya nggak mikirin soal perusahaan, ya udah bisa aja kan kalau ngikutin hawa nafsu tuh ya kan.

Tapi nggak bakal ada tuh Nussa yang sekarang bisa dijual sama mereka. Makanya saya sakit hati banget waktu pas dipecat benar-benar nggak ada alasan apa-apa,” ujar Annisa yang dikutip dari YouTube C8 Podcast pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Ia menuturkan bahwa konflik rumah tangga yang memuncak juga berdampak pada kondisi perusahaan hingga sempat mengganggu proses produksi.

Namun yang membuatnya semakin kecewa, menurut Annisa, proyek animasi tersebut kemudian dijual kepada production house lain tanpa melibatkan dirinya sebagai salah satu pendiri.

“Pembagiannya itu nggak dikasih sama sekali,” sebut Annisa.

Annisa juga mengungkap bahwa dirinya tiba-tiba dikeluarkan dari perusahaan saat proses perceraian mereka masih berjalan di pengadilan agama.

Ia merasa keputusan tersebut dilakukan secara sepihak tanpa penjelasan yang jelas.

“Jadi dikeluarin (dipecat) sengaja nih. Saya nggak tahu tuh tadi ya didepak sepihak tanpa alasan yang jelas. Terus pas didepak itu juga pas lagi proses trial pengadilan agama buat divorce. Jadi tiba-tiba saya dikeluarin lah dari perusahaan terus saya bingung kan kenapa jadi personal,” katanya.

Mengetahui proyek tersebut akan dijual, tim kuasa hukum Annisa sempat melayangkan somasi agar proses penjualan ditunda karena masih berkaitan dengan pembagian harta gono-gini yang sedang diproses di pengadilan.

“Yaudah terus didepak, pas kedengeran sama saya dijual langsung disomasi dong sama lawyernya waktu itu. Jangan dijual dulu ini lagi ada pembagian gono gini gitu kan sidangnya belum selesai.

Tapi in the end ya mungkin karena dianya ada biayanya lah ya. Jadi waktu itu pokoknya keputusannya sampai ke kasasi dan masih N.O. Jadi kalau N.O tuh masih bisa ya kalau mau lanjut oke masih bisa dilanjutin,” jelasnya.

Meski sempat dipersoalkan secara hukum, penjualan proyek animasi tersebut pada akhirnya tetap terjadi.

Annisa pun hanya mendengar kabar bahwa proyek tersebut sudah dibayar oleh pihak production house lain.

“Tapi ya itu udah dibayar katanya sama production house yang lain itu. Terus ya intinya udah bagi-bagi lah kali mereka,” tambahnya.

Annisa juga mengaku sempat mendengar kabar mengenai nilai transaksi penjualan animasi tersebut yang disebut mencapai jutaan dolar Amerika Serikat.

Namun dari informasi yang ia dengar, dirinya tidak memperoleh bagian apa pun dari hasil penjualan tersebut.

“Sebenarnya ada selentingan ya, kalau exactnya saya kan nggak bisa lihat tuh yang ada di paper. Cuma selentingan yang saya dengar sih $4 juta US dan enggak dapat apapun sama sekali dari itu,” tandasnya.

KASUS PERSELINGKUHAN - Sosok Sabrina Farhana, istri baru Aditya founder Nussa Rara.
KASUS PERSELINGKUHAN - Sosok Sabrina Farhana, istri baru Aditya founder Nussa Rara. (Kolase/Instagram/@sabrinafarhana)

Baca juga: ‘Dilepeh’ Aditya, Annisa Kuak Konspirasi Karakter Umma Serial Nussa Rara, Terinspirasi dari Sabrina

Konspirasi serial Nussa dan Rara

Polemik rumah tangga pendiri animasi Nussa kembali memanas setelah muncul klaim soal inspirasi karakter di balik serial tersebut.

Annisa Hadiyanti menyebut sosok perempuan yang diduga menjadi selingkuhan suaminya, Aditya Triantoro, bahkan disebut ikut menginspirasi karakter Umma.

"Iya dia bilang selingkuhannya itu terinspirasi dia untuk bikin Umma," kata Annisa saat tampil di podcast milik Dilan Janiyar.

Annisa sendiri masih bersuara mengenai polemik perselingkuhan yang menyeret nama sang suami, Aditya Triantoro, founder Nussa Rara.

Sosok Sabrina Farhana pun menjadi sorotan tajam publik setelah disebut sebagai perempuan yang terlibat dalam hubungan tersebut.

Annisa menyudutkan Aditya terkait konflik rumah tangga mereka, mulai dari persoalan transparansi keuangan, pembagian royalti perusahaan, hingga isu internal perselingkuhan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.