TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Seekor paus sepanjang sekitar lima meter terekam kamera saat terdampar di bibir Pantai Palippis, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (7/3/2026).
Video kejadian tersebut kemudian viral di media sosial.
Dalam potongan video yang beredar, paus berwarna hitam itu terlihat terus meronta di perairan dangkal.
Baca juga: Warga Kesulitan Evakuasi Paus Terdampar di Pantai Mampie Polman, Selalu kembali ke Perairan Dangkal
Baca juga: Bangkai Paus Sperma 7 Meter Terdampar di Pantai Baturoro Majene, Dulu Diburu Karena Menggiurkan
Sejumlah warga, termasuk anak-anak, tampak berupaya mengevakuasi paus tersebut dengan mendorongnya ke laut yang lebih dalam agar bisa kembali berenang.
Paus itu ditemukan warga terdampar di kawasan Pantai Wisata Palippis, Desa Bala, Kecamatan Balanipa.
Pada bagian ekor dan dekat sirip paus terlihat sejumlah luka yang diduga akibat tergores karang karena kondisi perairan yang dangkal.
“Ukurannya sekitar lima meter dari kepala sampai ekor. Lukanya mungkin karena tergores karang, karena pantainya dangkal,” kata salah satu warga, Said Hidayah.
Menurutnya, paus tersebut terjebak di perairan dangkal sehingga kesulitan untuk berenang kembali ke laut dalam.
Warga sempat berupaya menarik paus tersebut ke perairan yang lebih dalam. Namun paus beberapa kali kembali ke pinggir pantai.
“Sudah diupayakan dibawa ke tempat yang lebih dalam, ditarik, tapi kembali lagi ke pinggir. Kesulitan berenang karena kondisi air sedang surut,” ungkap Said.
Sementara itu, penggiat bahari Mandar, Ashari, menduga paus tersebut terdampar karena mengalami luka sehingga tidak mampu melawan arus laut.
Kondisi luka pada tubuh paus juga diduga mengganggu sensor alaminya untuk mendeteksi kedalaman laut.
“Biasanya kalau paus sudah terluka, sensor alaminya bisa terganggu,” kata Ashari.
Berhasil Dievakuasi ke Laut Dalam
Ashari menyebut paus tersebut akhirnya sudah tidak terlihat lagi di sekitar pantai.
Warga setempat diduga telah berhasil mengevakuasi paus tersebut kembali ke laut dalam.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli