TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Harga sejumlah jenis ikan di Kabupaten Pasangkayu mengalami kenaikan selama bulan Ramadan. Rata-rata harga ikan naik sekitar Rp5 ribu per kilogram dibandingkan harga normal.
Salah satu pedagang ikan, Sulaiman, mengatakan kenaikan harga tersebut mulai dirasakan sejak memasuki bulan Ramadan.
Hal itu ia sampaikan saat ditemui di lapaknya di Pasar Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sabtu (7/3/2026).
Baca juga: Dua Pekan Jelang Lebaran, Warga Serbu Lapak Pakaian di Pasar Pasangkayu
Baca juga: Bazar Ramadan Pasangkayu Tak Seramai Tahun Lalu, Pedagang Tetap Bersyukur Pendapatan Naik
Sulaiman menjelaskan beberapa jenis ikan yang mengalami kenaikan harga, di antaranya ikan cakalang bundar yang kini dijual Rp35 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp30 ribu per kilogram.
Kemudian ikan lajang saat ini dijual Rp40 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp35 ribu per kilogram.
Begitu pula ikan selar yang kini dijual Rp30 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp25 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga ikan bandeng masih stabil di angka Rp40 ribu per kilogram.
Namun, kenaikan paling signifikan terjadi pada ikan batu. Harga ikan tersebut melonjak dari Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp60 ribu per kilogram.
Menurut Sulaiman, kenaikan harga ikan dipengaruhi oleh berkurangnya aktivitas nelayan yang melaut selama bulan puasa.
“Biasanya kalau sudah puasa, banyak nelayan yang memilih istirahat. Jadi ikan yang masuk ke pasar juga berkurang,” ujarnya.
Selain itu, kondisi cuaca yang kurang bersahabat dalam beberapa hari terakhir juga turut memengaruhi hasil tangkapan nelayan.
Meski harga ikan mengalami kenaikan, aktivitas jual beli di lapak ikan justru semakin ramai.
Pantauan Tribun-Sulbar.com di Pasar Desa Randomayang menunjukkan warga berdesakan di antara meja-meja lapak pedagang yang dipenuhi berbagai jenis ikan segar.
Di atas meja kayu, ikan-ikan tersusun rapi dalam wadah dan baskom besar. Para pedagang terlihat sibuk melayani pembeli, menyiram ikan dengan air agar tetap segar, serta menata ulang dagangan mereka.
Sementara para pembeli tampak memilih ikan satu per satu, bahkan sebagian menawar harga sebelum akhirnya membeli.
Sulaiman memperkirakan harga ikan masih berpotensi naik menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap tahun karena meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Kalau sudah mendekati Lebaran biasanya harga ikan makin naik, karena permintaan juga makin banyak,” jelasnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan