Qatar Airways memberi secercah harapan bagi turis yang terjebak di Timur Tengah. Penerbangan terbatas sudah dilakukan sejak Kamis (5/3).
Qatar Airways telah mengumumkan kelanjutan penangguhan sementara penerbangannya karena penutupan wilayah udara Qatar masih berlaku, menurut laporan dari Kantor Berita Qatar (QNA).
Maskapai tersebut mengatakan operasi akan tetap ditangguhkan hingga pihak berwenang mengkonfirmasi bahwa wilayah udara negara tersebut telah dibuka kembali dengan aman.
Di tengah kabar ini, Qatar Airways tetap mencoba untuk memulangkan turis-turis yang terjebak dengan penerbangan terbatas. Maskapai mengatakan pada akun X bahwa mereka akan melanjutkan operasi setelah Otoritas Penerbangan Sipil Qatar mengumumkan pembukaan kembali wilayah udara Qatar secara aman oleh otoritas terkait.
Maskapai tersebut mengatakan akan mengoperasikan penerbangan dari Muscat (Oman) ke London Heathrow, Berlin, Kopenhagen, Madrid, Roma, dan Amsterdam, serta dari Riyadh ke Frankfurt, seperti dikutip dari The Peninsula Qatar pada Sabtu (7/3/2026).
Maskapai tersebut mendesak penumpang penerbangan ini untuk tidak pergi ke bandara kecuali mereka telah menerima pemberitahuan resmi, dan menambahkan bahwa mereka akan menghubungi penumpang yang terkena dampak secara langsung dengan detail penerbangan yang telah ditentukan, pengaturan perjalanan, dan langkah selanjutnya.
Qatar Airways juga meminta penumpang untuk memperbarui informasi kontak mereka di situs web resmi atau aplikasi seluler Qatar Airways agar mereka dapat dihubungi dengan informasi dan instruksi penerbangan terbaru.
Perusahaan tersebut menekankan bahwa mereka terus memantau situasi dengan cermat dan akan memberikan pembaruan lebih lanjut pada waktunya.







