Ambisi Persebaya Surabaya, Siap Tempur Pecah Tren Negatif Lawan Borneo FC  
Wiwit Purwanto March 07, 2026 02:32 PM

 

SURYA.co.id SURABAYA - Persebaya Surabaya membawa ambisi besar ketika menantang tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam.

Laga pekan ke-25 Super League 2025/2026 ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan juga kesempatan bagi Bajol Ijo untuk memutus tren negatif yang sudah berlangsung hampir tujuh tahun.  

Pelatih Bernardo Tavares menegaskan bahwa timnya datang dengan semangat tinggi. Ia ingin anak asuhnya tampil dengan keyakinan kuat, keberanian, dan konsistensi penuh sepanjang laga. 

“Jika tim ini bisa menang di sini, mereka akan membuat sejarah,” ucapnya dalam konferensi pers.  

Persebaya terakhir kali menang di Samarinda pada 23 Juni 2019 dengan skor 2-1. Sejak itu, setiap lawatan ke Segiri selalu berakhir dengan hasil mengecewakan. 

Catatan buruk ini menjadi motivasi tambahan bagi Tavares dan skuadnya.  

Borneo Tim Kuat Dikandang 

Borneo FC sendiri tampil sangat kuat di kandang. Dari 11 laga kandang musim ini, mereka hanya sekali kalah, sisanya berakhir dengan kemenangan. 

Konsistensi ini membuat Pesut Etam menjadi salah satu tim paling kompetitif di liga.  

Tavares menyadari tantangan besar yang dihadapi. “Borneo memiliki tim yang kuat, pemain yang bagus, dan motivasi tinggi karena mereka juga baru saja meraih hasil bagus,” katanya.  

Meski begitu, ia tetap optimistis Persebaya bisa membawa pulang poin. Kuncinya adalah mempertahankan sikap, fokus, dan intensitas seperti yang ditunjukkan saat melawan PSM Makassar dan Persib Bandung.  

Baca juga: Amunisi Baru Persebaya Surabaya Jelang Duel Lawan Borneo FC, Ini Prediksi Skornya

Kondisi Terkin Persebaya

Persebaya memang datang dengan kondisi pincang. Dua striker asing, Bruno Paraiba dan Mihailo Perovic, masih dalam masa pemulihan cedera. 

Arief Catur absen karena akumulasi kartu kuning, sementara Rachmat Irianto mendapat tambahan sanksi dari Komdis.  

Situasi ini membuat Persebaya harus berimprovisasi tanpa striker murni. Bruno Moreira dan Gali Freitas diprediksi menjadi tumpuan serangan, dengan Rivera sebagai pengatur permainan di lini tengah.  

Tavares menekankan pentingnya konsistensi. “Kami perlu lebih konsisten, tidak boleh memberi terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk menembak. Seperti saat melawan Persib,” ujarnya.  

Kiper Ernando Ari juga menyampaikan tekad serupa. Ia berjanji mengerahkan semua kemampuan agar Persebaya bisa pulang membawa poin.

Baca juga: Preview Persebaya vs Borneo FC: Duel Penentu Papan Atas di Stadion Segiri

“Kami tahu lini serang Borneo sangat bagus, jadi tidak akan remehin mereka. Kami akan fokus pada tim kami sendiri,” katanya.  

Atmosfer laga dipastikan panas. Pusamania menyiapkan koreo spesial untuk merayakan ulang tahun ke-12 Borneo FC, sementara Bonek diperkirakan hadir mendukung tim tamu.

Rivalitas di lapangan akan sengit, namun di luar lapangan kedua suporter tetap menjaga silaturahmi.  

Secara klasemen, Borneo berada di posisi ketiga dengan 50 poin dari 23 laga. Mereka hanya terpaut satu poin dari Persija di posisi kedua dan empat poin dari Persib di puncak klasemen.  

Persebaya berada di posisi kelima dengan 39 poin dari 24 laga. Jika menang, mereka akan naik ke 42 poin dan memperkuat posisi lima besar. 

Jika imbang, tetap di posisi kelima dengan 40 poin, namun berisiko disalip Persita atau Bhayangkara. Jika kalah, berpotensi turun ke posisi ketujuh.  

Catatan head to head menunjukkan Persebaya tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir melawan Borneo. Sekali menang dan dua kali imbang, termasuk hasil imbang 2-2 di putaran pertama.  

Hal ini memberi kepercayaan diri tambahan bagi Persebaya, meski kondisi tim tidak ideal. Tavares berharap catatan positif ini bisa menjadi motivasi untuk tampil lebih berani.  

Borneo akan mengandalkan kecepatan Villa dan Mariano Peralta Bauer di sisi sayap untuk memberi suplai bola ke Koldo Obieta. Kombinasi ini sudah terbukti efektif sepanjang musim.  

Persebaya harus disiplin di second line. Rivera dan Toni Firmansyah akan menjadi motor di lini tengah, sementara Ernando Ari di bawah mistar diharapkan tampil konsisten.  

Preview laga menunjukkan duel ini akan berlangsung sengit. Borneo memiliki keunggulan konsistensi dan dukungan kandang, sementara Persebaya mengandalkan semangat juang dan ambisi memutus tren negatif.  

Tavares menegaskan bahwa evaluasi kondisi pemain terus dilakukan hingga menjelang laga. Ia ingin memastikan seluruh pemain siap tempur sebelum menentukan susunan terbaik.  

“Jika ada pemain yang mengeluh atau mengalami masalah, mungkin kami harus melakukan perubahan, mungkin juga tidak. Kita lihat nanti,” pungkasnya.  

Dengan kondisi ini, prediksi skor realistis adalah Borneo FC 1-1 Persebaya Surabaya. Borneo unggul konsistensi, namun Persebaya tetap berpeluang mencuri poin jika mampu menjaga fokus sepanjang laga.  

Ambisi memutus tren negatif di Samarinda menjadi motivasi utama Bajol Ijo. Jika berhasil, kemenangan ini akan tercatat sebagai sejarah baru dalam perjalanan Persebaya.  

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.