TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Inter Milan kans dibuat ketar-ketir karena menghadapi AC Milan tanpa Lautaro Martinez. Satu hal jadi sebabnya.
Seperti yang diketahui, pada Minggu (8/3/2026) waktu setempat, atau Senin dini hari WIB, akan tersaji laga Liga Italia 2025/2026 AC Milan vs Inter Milan yang berlangsung di San Siro, Milan, Italia.
Laga ini penting bagi kedua tim, mengingat rivalitas di antara keduanya.
Tak hanya sekadar rivalitas, laga ini juga menentukan peta persaingan menuju Scudetto di akhir musim.
Baca juga: Sinyal Adu Sikut Juventus dan Inter Milan untuk Gaet Allison Becker, 2 Opsi Kiper Bisa Dilirik
Baca juga: Sempat Dikaitkan dengan Persib Bandung, Eks AC Milan Angkat Kaki dari JDT dan Urus Akademi
Sebagai informasi, Inter Milan dan AC Milan menduduki posisi satu dan dua klasemen sementara Liga Italia 2025/2026 dengan jarak 10 poin.
Namun, jelang laga ini, kedua tim akan tampil tanpa kekuatan terbaiknya.
Terkhusus Inter Milan, tim besutan Cristian Chivu itu takkan diperkuat satu pemain andalannya, Lautaro Martinez, saat laga melawan AC Milan.
Menurut Corriere dello Sport melalui FCInterNews, striker Argentina itu tidak akan tersedia untuk pertandingan melawan AC Milan di San Siro.
Adapun Lautaro Martinez diketahui mengalami cedera betis saat Inter kalah 3-1 dari Bodo/Glimt di leg pertama babak play-off Liga Champions.
Oleh karena itu, El Toro tidak dapat bermain di pertandingan leg kedua saat tim Norwegia itu mengejutkan Nerazzurri dengan skor 2-1 di tanah Italia.
Selain itu, ia juga tidak dapat dimainkan Chivu dalam dua pertandingan Serie A terakhir melawan Lecce dan Genoa.
Meskipun Inter masih berharap penyerang andalannya dapat kembali bermain dalam derby Milan, Lautaro Martinez tidak akan pulih tepat waktu.
Sebaliknya, pemain berusia 28 tahun itu diperkirakan akan kembali bermain untuk Inter dalam laga tandang melawan Fiorentina pada akhir Maret.
Kini, Inter Milan perlu waspada kala menghadapi AC Milan tanpa Lautaro Martinez.
Hal ini tak lepas dari satu hal, yakni statistik dari sang pemain.
Statistik mencolok dari Transfermarkt menggarisbawahi betapa signifikannya kehilangan tersebut menjelang pertandingan terbesar musim ini.
Kapten Argentina itu memimpin lima liga top Eropa dalam hal gol penentu kemenangan musim ini, setelah mencetak sembilan gol yang secara langsung menentukan hasil pertandingan, menurut L’Interista.
Erling Haaland dan Kylian Mbappe berada di belakangnya dengan delapan gol, sebuah pengingat bahwa Lautaro bukan hanya pencetak gol terbanyak Inter, tetapi juga pemain paling menentukan di sepak bola Eropa dalam hal memenangkan pertandingan.
Kritik bahwa ia tidak tampil baik dalam pertandingan besar sama sekali tidak berdasar.
Rekornya di pertandingan-pertandingan penting menceritakan kisah yang berbeda, dan Cristian Chivu akan merasakan absennya Lautaro paling tajam dalam derbi di mana selisihnya tipis dan satu momen berkualitas seringkali menentukan hasil pertandingan.
Tugas ini jatuh ke pundak Pio Esposito dan Marcus Thuram.
Keduanya telah berkontribusi musim ini, tetapi menggantikan pemain sekaliber Lautaro, dalam hal gol, kepemimpinan, dan mentalitas juara, adalah tugas yang berat.
Ini adalah satu-satunya area yang benar-benar menjadi perhatian Inter menjelang pertandingan yang hampir pasti akan memastikan gelar Scudetto.
(TribunJatimTimur.com)