Alasan Pria di Cianjur Nekat Curi Labu Siam, Ibunya yang Sudah Renta Minta Buka Puasa Pakai Sayur
Rr Dewi Kartika H March 07, 2026 02:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Lansia di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur yang biasa dipanggil Emak mengungkapkan keinginannya untuk berbuka puasa dengan sayur berkuah kepada anaknya Minta (56).

Pasalnya kala itu di rumah sederhana Emak, hanya ada sepiring nasi dan ikan asin.

Selama ini, Minta dan Emak hidup hanya berdua di rumah tersebut.

Di tengah keterbatasannya, Minta selalu berusaha memenuhi keinginan Emak.

Namun bekerja sebagai buruh serabutan, pendapatan Minta tak menentu.

Hari itu Sabtu (1/3/2026), Minta sedang tak ada pekerjaan otomatis ia tak memiliki pemasukan sama sekali.

Meski begitu, mendengar permintaan Emak, Minta langsung keluar rumah dan melangkahkan kakinya ke kebun labu siam milik Pak RW.

Berusaha memenuhi keinginan Emak, Minta akhirnya nekat mencuri dua buah labu siam di kebun tersebut.

"Dia ngambil labu siam punya Pak RW, di kebunnya," ucap adik Minta, Cucun (50) kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, saat diundang ke Lembur Pakuan, Puwarkata.

"Tujuanya ngambil labu siam itu untuk apa?" tanya Dedi Mulyadi.

"Buat dimasak buka puasa, karena saat itu cuma ada nasi satu piring dan ikan asin, jadi ibu maunya yang berkuah," jawab Cucun.

Aksi Minta mencuri dua buah labu siam tersebut, ternyata terciduk penjaga kebun, Ujang Ahmad (41).

Sambil memegang dua buah labu siam hasil curian, Minta berlari sekuat tenaga.

Ujang Ahmad lalu mengejar Minta sampai ke depan rumah Minta.

Tanpa ampun, Ujang Ahmad memukul Minta berkali-kali.

Minta yang terpojok, tak bisa melawan. Ia berteriak meminta tolong berkali-kali.

Bukannya berhenti, Ujang Ahmad terus menganiaya Minta.

"Cucun lagi masak sekitar jam 5 sore, pas gitu denger teriakan 'Tolong!Tolong!' pas saya lihat Minta lagi ditinju terus-terusan sama Ujang Ahmad, dia pengurus kebunnya," kata Cucun.

"Minta enggak lawan sama sekali, Minta ditempelkan ditembok,dipukulin terus. Saat itu saya ada di sana," imbuhnya.

Luka di Sekujur Tubuh

Setelah dipukuli Ujang kondisi Minta terus memburuk, ia lalu meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) siang.

Kepala Polres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi menyebut, hasil pemeriksaan luar menunjukkan dugaan kematian tidak wajar pada jenazah korban akibat tindak kekerasan. 

“Tampak mata lebam, dan hampir sekujur tubuh korban membiru,” ujar Yurikho kepada Kompas.com, Kamis (5/3/2026). 

Menurutnya, hasil pemeriksaan awal tersebut dijadikan alat bukti dalam penyidikan. 

Yurikho mengungkapkan bahwa jenazah korban telah diautopsi beberapa hari lalu di RSUD Sayang Cianjur, dan pihaknya masih menunggu hasil secara detail. 

“Semoga keadilan dapat dirasakan oleh keluarga korban,” ujarnya usai menyantuni keluarga korban di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang, Cianjur.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Penganiaya Pencuri Labu Siam di Cianjur Jadi Tersangka, Istri Membela: Tak Sengaja Hilangkan Nyawa

  • Baca juga: Pencuri Labu Siam yang Tewas Dianiaya Hidup Berdua Ibunya yang Renta, Bupati Cianjur: Kami Hadir

  • Baca juga: Tangis Adik Lansia di Cianjur, Tak Berdaya Lihat Kakaknya Dipukuli Tetangga Karena Curi Labu Siam

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.