TRIBUNBATAM.id, BATAM - Yusuf Tankin, satu dari lima Kru Kapal Tugboat Mega, yang terbalik di laut dekat PT ASL Shipyard Indonesia hingga Sabtu (7/3/2026) siang belum ditemukan.
Roy, keluarga Yusuf Tankin, yang sedang berada di Batam masih menunggu kabar terkait kondisi pamannya.
Seperti diketahui Kapal Tugboat Mega terbalik pada hari Jumat (6/3/2026) siang sekitar pukul 14.30 WIB.
Dalam kejadian kapal terbalik di perairan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batuaji, ini, tiga kru kapal meninggal, dan satu orang ditemukan selamat.
Yusuf Tankin yang dilaporkan berada di kapal tersebut belum diketahui nasibnya dan masih dalam pencarian.
Roy yang merupakan ponakan Yusuf Tankin ingin melihat langsung proses pencarian yang dilakukan tim SAR, namun tidak mendapat akses untuk masuk ke kawasan perusahaan shipyard itu.
Roy yang masih menunggu di pintu masuk PT ASL Shipyard Indonesia Tanjunguncang mengatakan dirinya datang untuk melihat proses pencarian.
Namun hanya sampai di pintu masuk perusahaan, ia tidak diperbolehkan masuk oleh sekuriti perusahaan.
"Tadi malam juga saya sudah ke perusahaan, kata pihak perusahaan agar menunggu di Rumah Sakit Aini, karena semua korban akan dibawa ke rumah sakit."
"Tapi sampai seluruh jenazah dibawah keluarganya pulang, Om saya tidak ada," kata Roy, Sabtu (7/3/2026).
Roy mengatakan Yusuf merupakan adek dari mamaknya.
"Jadi saya ini keponakan korban, kebetulan sedang berada di Batam," kata Roy.
Roy mengatakan Omnya selama ini tinggal di mes dan kadang di Kapal.
"Kalau di Batam ini tidak ada tempat tinggal, seluruh keluarga berada di Makassar," kata Roy.
Roy juga mengatakan jika jenazah Om nya sudah ditemukan, akan langsung dibawa ke Makassar.
"Saya juga di Batam ini tinggal di mes, kebetulan kapal saya lagi berlayar. Sementara saya tinggal di Kalimantan," kata Roy.
Roy juga berharap keluarganya bisa ditemukan agar bisa di bawa ke kampung halaman.
"Keluarga semuanya sudsh berkumpul di Makasar," kata Roy.
( tribunbatam.id/ian )