Pertama Digelar, BMX Night Drag Race di Kraksaan Probolinggo Sedot Animo Ratusan Peserta
Redaksi March 07, 2026 05:36 PM

selalu.id - Ratusan peserta ambil bagian dalam ajang BMX Ramadan Night Drag Race yang digelar oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kraksaan. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat–Sabtu (6–7/3/2026).

‎Ketua panitia Urip Mujiono menjelaskan, perlombaan digelar di lintasan sepanjang sekitar 100 meter dengan beberapa kategori usia, yakni kelas maksimal 10 tahun, maksimal 13 tahun, maksimal 16 tahun, junior maksimal 19 tahun, serta kelas senior atau open.

‎“Pada malam pertama sudah dilaksanakan babak penyisihan untuk beberapa kelas. Malam kedua akan dilanjutkan dengan semifinal dan final kelas youth, kemudian ditutup dengan pertandingan kelas open,” jelas Urip yang juga menjabat sebagai Lurah Patokan.

‎Salah seorang warga Kraksaan, Ahmad Fatoni, mengaku senang dengan ‎Ajang BMX Ramadan Night Drag Race yang baru pertama kalinya digelar. Menilai kegiatan tersebut memberikan ruang positif bagi anak-anak dan remaja yang memiliki hobi bersepeda BMX. Menurutnya, selama ini sebagian dari mereka hanya berlatih secara mandiri di jalanan tanpa wadah yang jelas.

‎“Sekarang ada wadah resmi untuk menyalurkan hobi mereka. Ini tentu lebih aman dan positif,” ujarnya.

‎Panitia menyebutkan, ajang BMX Ramadan Night Drag Race di kawasan timur Sasana Krida itu akan berlanjut pada Sabtu malam (7/3/2026) sebagai puncak acara sekaligus penentuan para pemenang dari berbagai kategori perlombaan.

‎BMX Ramadan Night Drag Race ini dibuka secara simbolis melalui uji lintasan sepeda BMX oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur, Camat Kraksaan Puja Kurniawan, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur Muhammad Yunus, serta Ketua PC GP Ansor Kraksaan Abd. Rahman.

‎Ketua PC GP Ansor Kraksaan Abd. Rahman mengatakan, kegiatan ini bertujuan menyediakan wadah bagi para pecinta BMX untuk menyalurkan hobi balap secara aman dan terarah. Selama ini, menurutnya, sebagian penggemar BMX kerap memanfaatkan jalan raya sebagai lintasan balap karena belum tersedia arena khusus.

‎“Selama ini mereka belum memiliki wadah yang memadai. Akibatnya sering muncul balapan liar yang berpotensi membahayakan dan mengganggu lalu lintas. Melalui kegiatan ini kami ingin merangkul mereka agar menyalurkan hobinya melalui kegiatan yang positif,” ujarnya.

‎Rahman menambahkan, olahraga BMX cukup diminati anak-anak hingga remaja. Karena itu, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial di Kabupaten Probolinggo.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Polres Probolinggo, Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), serta berbagai elemen masyarakat.

‎“Semoga dari ajang ini lahir atlet-atlet BMX yang mampu membawa nama baik Kabupaten Probolinggo,” kata Rahman.

‎Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur yang mewakili Bupati Probolinggo mengapresiasi inisiatif GP Ansor Kraksaan dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana positif untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda.

‎Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan, serta meminta masyarakat tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.