Berita Populer Bengkulu 2-7 Maret 2026: Umrah Ditunda hingga Siswi SMK Digerebek Bareng 3 Pria
Ricky Jenihansen March 07, 2026 06:53 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

Berikut beberapa peristiwa yang dirangkum mulai dari jamaah umrah Bengkulu diminta menunda keberangkatan usai konflik militer di Timur Tengah hingga siswi SMK dan 3 pria tertangkap basah di hotel Bengkulu.

1. Konflik Militer, Jamaah Umrah Diminta Tunda Keberangkatan

Dampak konflik militer Amerika Serikat dan Israel vs Iran di kawasan Timur Tengah menyebabkan penutupan wilayah udara di sejumlah negara.

Penutupan wilayah udara itu meliputi negara Timur Tengah termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Iran.

Terkait hal itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kakanwil Kemenhaj) Provinsi Bengkulu, Intihan, meminta adanya penundaan keberangkatan umrah sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat dan dipastikan berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Bengkulu.

Kebijakan tersebut mengikuti arahan dari Wakil Menteri Haji Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut Intihan, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang belum sepenuhnya stabil menjadi alasan utama pemerintah meminta calon jamaah menunda perjalanan ibadahnya.

“Karena sifatnya nasional, maka jamaah umrah asal Bengkulu juga diimbau menunda keberangkatan sampai kondisi dinilai aman,” ungkap Intihan saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com melalui WhatsApp, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Konflik AS-Israel vs Iran, Jamaah Umrah Bengkulu Diminta Tunda Keberangkatan

2. Mudik Gratis Kementerian Perhubungan

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) resmi membuka pendaftaran program mudik gratis Lebaran 2026 mulai Minggu, 1 Maret 2026.

Memasuki hari kedua, Senin (2/3/2026), kuota program tersebut masih tersedia dan belum sepenuhnya terisi.

Artinya, masyarakat yang belum mendapatkan tiket mudik masih memiliki kesempatan untuk mendaftar.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bengkulu, Dinda, menyampaikan bahwa pendaftaran dibuka setiap hari mulai 1 hingga 15 Maret 2026.

“Pendaftaran dibuka setiap hari pukul 08.00 WIB dan akan ditutup lebih awal jika kuota harian telah terpenuhi,” ungkap Dinda saat ditanya TribunBengkulu.com di Kantor BPTD Kelas III Bengkulu, Senin (2/3/2026) pukul 10.35 WIB.

Baca juga: Mudik Gratis 2026 Dibuka, Warga Bengkulu Masih Bisa Daftar

3. THR ASN Bengkulu 2026 Tembus Rp168 Miliar

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan kembali menggulirkan kebijakan strategis untuk menjaga daya beli masyarakat.

Di Provinsi Bengkulu, pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara siap direalisasikan dalam waktu dekat.

Melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) yang diwakili Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, total anggaran THR yang bersumber dari APBN Tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp168,28 miliar.

Dana tersebut akan disalurkan kepada 40.095 penerima yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (PNS dan PPPK), prajurit TNI, anggota Polri, serta Pegawai Pemerintah Nonpegawai Negeri (PPNPN).

Kepala Kanwil DJPb Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, mengatakan kebijakan ini bukan hanya bentuk apresiasi kepada aparatur negara, tetapi juga instrumen penting untuk menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Penyaluran THR ini merupakan bagian dari kebijakan fiskal pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong konsumsi rumah tangga. Kami berharap dana ini memberikan efek berganda bagi pelaku usaha dan UMKM di Bengkulu,” ungkap Irfan dalam rilis tertulis, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: THR ASN Bengkulu 2026 Tembus Rp168 Miliar, Ini Rincian dan Jadwal Pencairannya

4. Marak Prostitusi Aplikasi Hijau, Satpol PP Bengkulu Gerebek Penginapan

Polresta, TNI, dan Satpol PP Kota Bengkulu menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di sejumlah titik di Kota Bengkulu, Rabu (5/3/2026).

Kegiatan itu dimulai dari apel bersama di halaman Mapolresta Bengkulu pukul 21.30 WIB.

Para personel menaiki motor hingga bus.

Sekitar pukul 22.07 WIB, personel mendatangi tempat yang diduga menjual minuman keras di kawasan Kampung Bali, Kota Bengkulu.

Di sana Kasat Pol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, dan Kabag Ops Polresta Bengkulu Kompol Yuda Setiawan mendatangi satu ruko yang dicurigai menjual minuman keras.

Lalu mereka menggedor satu ruko yang ditutup, namun pemilik ruko tidak merespons apa pun.

Baca juga: Marak Prostitusi Aplikasi Hijau, Satpol PP Bengkulu Gerebek Penginapan di Sukamerindu-Tanah Patah

5. Siswi SMK dan 3 Pria Tertangkap Basah di Hotel

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Bengkulu saat razia penyakit masyarakat (Pekat) di salah satu hotel di kawasan Penurunan, Kota Bengkulu, Rabu (4/3/2026) malam mendapati seorang siswi SMK bersama tiga pria.

Tim gabungan juga mengamankan empat orang lainnya, termasuk pasangan muda berusia 19 tahun dan 20 tahun.

Sedangkan tiga pria yang bersama siswi SMK tersebut diketahui dua di antaranya berstatus pelajar.

Mereka diamankan setelah diketahui tidak dapat menunjukkan kartu identitas.

Kabag Ops Polresta Bengkulu Kompol Yuda Setiawan mengatakan bahwa kedelapan orang yang diamankan ini merupakan hasil dari kegiatan operasi penyakit masyarakat (Pekat).

“Di beberapa tempat tadi kita temukan, atas dasar informasi dari masyarakat yang disinyalir. Ada tempat-tempat yang menyediakan jasa melalui aplikasi hijau, entah itu di losmen maupun di hotel,” ungkap Kompol Yudha saat diwawancarai wartawan, Kamis (5/3/2026) pukul 01.08 WIB.

“Untuk yang diamankan, selanjutnya akan kita ambil keterangan. Dan kalau memang itu nanti terbukti, ya kan dari hasil gelar perkara bisa naik sidik ya kita akan teruskan, kita lanjutkan. Dan kalau tidak, kami akan berkoordinasi dengan Kasatpol PP, untuk kemudian dibina atau mungkin dengan perda adat, sehingga menimbulkan saksi yang jelas,” lanjut Kompol Yudha.

Baca juga: Siswi SMK Digerebek Bersama 3 Pria di Hotel Penurunan Bengkulu, Langsung Sidang Adat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.