BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar terus memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat.
Salah satunya melalui program Lapat Manis atau Layanan Cepat Tanggap Masyarakat Berkebutuhan Khusus yang dilakukan dengan cara mendatangi langsung warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Melalui layanan jemput bola ini, petugas Disdukcapil Banjar memberikan pelayanan pembuatan maupun pembaruan dokumen kependudukan langsung di lokasi tempat warga berada.
Program tersebut menyasar masyarakat berkebutuhan khusus agar tetap bisa memiliki dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Baca juga: Gaji 183 Guru PPPK Paruh Waktu Banjar Tak Cair Sejak Oktober 2025 , PLH Sekda: Besok Tim Anggarkan
Koordinator Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Banjar, Naima Nurul Hikmah mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh warga tetap mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan.
“Petugas mendatangi langsung warga yang berkebutuhan khusus agar mereka tetap bisa terlayani dalam pengurusan dokumen kependudukan,” ujarnya.
Dalam kegiatan terbaru, tim Disdukcapil Banjar mendatangi sejumlah lokasi untuk memberikan pelayanan.
Di antaranya ke Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas I Martapura, kemudian ke Desa Paku Alam serta Desa Pasayangan.
Di LPKA Martapura, layanan tersebut disambut positif oleh pihak pengelola lembaga.
Kepala Sub Bagian Umum LPKA Kelas I Martapura, Gusti Setra Dharma, Sabtu (7/3/2026) menilai kehadiran petugas Disdukcapil sangat membantu dalam pemenuhan dokumen identitas bagi anak binaan.
Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memiliki dokumen kependudukan.
“Dengan adanya pelayanan langsung dari Disdukcapil, proses pengurusan administrasi kependudukan anak-anak di sini menjadi lebih mudah,” katanya.
Baca juga: Festival Bacatuk Dauh Banjar Akan Diperluas ke Level Banjarbakula, Grup Tarbiatul Aulad Raih Juara
Apresiasi serupa juga disampaikan Sekretaris Desa Paku Alam, Jam'ani yang menyebut layanan tersebut sangat membantu warganya yang memiliki keterbatasan.
Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan sehingga masyarakat yang kesulitan mengakses layanan tetap bisa mendapatkan dokumen kependudukan.
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)