WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI---- Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan Presiden Prabowo Subianto akan hadir saat perayaan May Day 2026.
Hal itu diutarakan Andi Gani di acara silaturahmi Ramadan sekaligus buka puasa bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di PT NOK Indonesia, Cikarang, Bekasi, Jumat (6/3/2026) malam.
Andi menjelaskan, ia melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto berlangsung selama kurang lebih hampir 2 jam.
Dalam pertemuan itu, Andi Gani mengungkapkan, kabar bahagia bagi buruh Indonesia.
"Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Silang Monas, Jakarta," kata Andi.
Baca juga: Soroti Kebijakan Ketenagakerjaan, KSPI-Partai Buruh Siapkan Aksi Nasional
Sehingga jika benar Prabowo hadir, ini menjadi kabar bahagia karena akam menjadi presiden pertama setelah Bung Karno yang bersedia datang ke perayaan May Day.
Andi Gani melanjutkan, Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana untuk meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk pada 2 Mei 2026, sehari setelah peringatan May Day.
Selain itu, Presiden Prabowo juga dijadwalkan meresmikan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) KSPSI di Purwakarta pada Juni 2026 mendatang.
Andi Gani menilai, perhatian Presiden Prabowo terhadap isu ketenagakerjaan sangat besar. Ia menyebut dalam pertemuan tersebut berbagai persoalan terkait perburuhan, ketenagakerjaan, hingga pengupahan turut dibahas secara mendalam.
Baca juga: Prabowo Mau Jadi Mediator Perang Iran vs AS–Israel, Dubes Iran: Kami Tak Mau Berunding dengan Musuh
"Bayangkan, dua bulan menjelang May Day beliau bertanya bagaimana situasi perburuhan, ketenagakerjaan, pengupahan, dan banyak hal yang kita perbincangkan. Ini merupakan komitmen yang sangat luar biasa," katanya.
Andi Gani memastikan, perayaan May Day 2026 di Jakarta juga akan dihadiri pimpinan serikat pekerja dunia dari lima negara besar.
"Pimpinan buruh dunia dari lima negara besar akan bergabung merayakan May Day di Jakarta 1 Mei nanti. Jadi kita harus sebagai tuan rumah bersiap-siap untuk menyiapkan May Day yang sangat luar biasa," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Andi Gani turut mengapresiasi sinergi antara kalangan buruh dengan Polri, khususnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI.
Andi Gani menilai, dukungan Polri termasuk Desk Ketenagakerjaan, sangat membantu dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi para pekerja.
Ia berharap anggota Desk Ketenagakerjaan Polri mendapatkan apresiasi atas kerja keras mereka dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan di Indonesia.
"Kita bersyukur sinergitas buruh dengan Polri sangat luar biasa. Banyak buruh yang datang dengan berbagai kesulitan, diterima dengan hangat dan langsung ditindaklanjuti. Pengabdian teman-teman Desk Ketenagakerjaan ini luar biasa," jelasnya. (MAZ)