Khofifah di Tuban, Imbau Warga Tak Panic Buying BBM Jelang Lebaran Meski Ada Konflik Timur Tengah
Cak Sur March 07, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong, atau panic buying bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Sabtu (7/3/2026).

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran masyarakat terkait adanya konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel versus Iran.

Kondisi geopolitik tersebut, dikhawatirkan berdampak pada stabilitas pasokan energi di dalam negeri.

Jaminan Stok dari Pemerintah Pusat

Dalam lawatannya di Kabupaten Tuban, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, bahwa pemerintah pusat telah memastikan ketersediaan energi saat ini masih dalam kondisi aman.

Menurut Khofifah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan bahwa stok BBM maupun LPG dipastikan masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Berikut adalah rincian terkait ketersediaan energi nasional saat ini:

  • Stok BBM nasional dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan selama 21 hari ke depan.
  • Ketersediaan LPG juga berada dalam kondisi mencukupi untuk masyarakat.
  • Pemerintah pusat terus memantau ketersediaan energi menjelang momentum Lebaran.
  • Langkah antisipatif telah disiapkan untuk menghadapi fluktuasi pasokan global.

“Sejauh ini Pak Menteri ESDM telah menyampaikan bahwa hingga 21 hari ke depan, insya Allah ketersediaan BBM kita masih aman, termasuk juga LPG,” ujar Khofifah.

Opsi Tambahan Pasokan dari Amerika Serikat

Khofifah menjelaskan, bahwa pemerintah saat ini tengah menyiapkan sejumlah opsi tambahan untuk memperkuat pasokan energi nasional.

Salah satu langkah yang sedang dipertimbangkan adalah menambah suplai dari luar negeri.

“Pemerintah saat ini juga sedang mencari opsi tambahan, salah satunya dengan mengambil pasokan dari Amerika Serikat,” imbuhnya.

Khofifah menilai, langkah yang dilakukan Menteri ESDM tersebut merupakan upaya antisipatif dan mitigatif yang tepat. Hal ini bertujuan, agar kebutuhan energi dasar masyarakat tetap terpenuhi tanpa kendala.

“Menurut saya pemerintah sudah berikhtiar mencari berbagai opsi, agar kebutuhan masyarakat tetap dapat tercukupi,” pungkasnya.

Karena itu, Khofifah mengajak masyarakat di Kabupaten Tuban dan seluruh wilayah Jawa Timur agar tetap tenang.

Ia mengimbau warga untuk membeli BBM maupun LPG sesuai dengan kebutuhan normal sehari-hari.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.