Naskah Kultum Singkat 18 Ramadan 1447/2026: Ciri-Ciri orang Mu’min
Dedy Herdiana March 07, 2026 07:35 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, bagaimana puasa yang tengah kamu jalani saat ini, berjalan dengan lancar?

Ya, tak terasa ya jika kini kita sudah memasuki puasa Ramadan di hari ke-18.

Namun, masih banyak waktu untuk kita terus tingkatkan iman di bulan suci Ramadan 1447 H.

Salah satu ibadah atau amalan penambah iman di bulan Ramadan adalah mendengar kultum dari penceramah.

Kultum adalah akronim dari kuliah tujuh menit yang berisi pesan atau nasihat kebaikan kepada sesama muslim di depan umum.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa 17 Ramadan 1447 H/7 Maret 2026 di Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran

Kultum biasanya disampaikan oleh pendakwah, ustaz, tokoh atau para bapak yang memiliki tanggung jawab untuk mengisi sesi tersebut.

Nah, di bulan Ramadan, kultum biasanya mudah ditemui dan disampaiakan sebelum buka puasa, sebelum salat tarawih atau sesudah subuh.

Maka dari itu, berikut ini dia contoh kultum untuk 18 Ramadan 1447 H/8 Maret 2026.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa 17 Ramadan 1447 H/7 Maret 2026 di Kabupaten Ciamis dan Kota Tasikmalaya

Judul: Ciri-Ciri orang Mu’min

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Bismillahirrahmanirrahim.

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa 17 Ramadan 1447 H/7 Maret 2026 di Kabupaten Sumedang dan Garut

Hadirin yang dirahmati Allah,

setiap muslim tentu ingin menjadi seorang mukmin sejati, yaitu orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Namun, bagaimana sebenarnya ciri-ciri orang mukmin yang Allah ridhai? Dalam Surah Al-Mu’minun ayat 1-11, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan sifat-sifat utama yang harus dimiliki oleh seorang mukmin agar memperoleh keberuntungan, baik di dunia maupun di akhirat.

Di bulan suci Ramadan ini, mari kita jadikan momentum untuk merenungi dan mengamalkan ciri-ciri orang mukmin sebagaimana yang Allah sebutkan dalam Al-Qur'an Surah Al Mu’minun.

- Khusyuk dalam Salat

Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam salatnya. (QS. Al-Mu'minun: 1-2)

Khusyuk berarti menghadirkan hati dan pikiran sepenuhnya saat salat, merasakan kehadiran Allah, serta memahami bacaan dan gerakan salat. Dalam tafsir Al-Maraghi, khusyuk diartikan sebagai sikap menghinakan dan merendahkan diri kepada Allah, serta takut pada azab-Nya.

Baca juga: Doa Hari ke-17 Ramadan 1447 H/2026: Beramal Saleh dan Merasa Cukup

- Menjauhkan Diri dari Perbuatan dan Perkataan yang Tidak Berguna

Dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna. (QS. Al-Mu'minun: 3)

Orang mukmin sejati menghindari hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti gosip, perdebatan tanpa tujuan, dan aktivitas yang menyia-nyiakan waktu. Mereka fokus pada hal-hal yang mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kualitas diri. Menunaikan Zakat

Dan orang yang menunaikan zakat. (QS. Al-Mu'minun: 4)

Zakat adalah kewajiban bagi setiap muslim yang mampu, sebagai bentuk kepedulian sosial dan pembersihan harta. Menunaikan zakat menunjukkan ketaatan kepada Allah dan kepedulian terhadap sesama.

 

- Menjaga Kemaluan

Dan orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. (QS. Al-Mu'minun: 5-7)

Menjaga kemaluan berarti menjaga kesucian diri dengan menghindari perbuatan zina dan menjaga kehormatan. Hubungan intim hanya dibenarkan dalam ikatan pernikahan yang sah. Melampaui batas dalam konteks ini berarti melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah.

Baca juga: Doa Niat Puasa Ramadan Hari ke-17 Tanggal 7 Maret 2026

- Memelihara Amanat dan Janji

Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya. (QS. Al-Mu'minun: 8) Orang mukmin menjaga amanat yang dipercayakan kepadanya, baik berupa harta, tanggung jawab, maupun rahasia. Mereka juga menepati janji yang telah dibuat, menunjukkan integritas dan kejujuran.

 

- Memelihara Salat

Serta orang yang memelihara salatnya. (QS. Al-Mu'minun: 9)

Selain khusyuk, memelihara salat berarti melaksanakan salat tepat waktu, sesuai dengan rukun dan syaratnya, serta menjadikannya sebagai prioritas utama dalam kehidupan sehari-hari. Allah menjanjikan balasan yang agung bagi mereka yang memiliki sifat-sifat tersebut: Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. (QS. Al-Mu'minun: 10-11)

Surga Firdaus adalah tempat tertinggi di surga, yang disediakan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Dalam tafsir Al-Mukhtashar, disebutkan bahwa orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengamalkan ajaran syariat-Nya telah beruntung dengan meraih balasan yang mereka cita-citakan, dan selamat dari perkara yang mereka takuti.

Bulan Ramadan adalah momentum yang tepat untuk merefleksikan dan mengamalkan sifat-sifat mulia ini. Dengan meningkatkan kualitas salat, menjaga lisan dan perbuatan, menunaikan zakat, menjaga kesucian diri, serta memegang teguh amanat dan janji, kita berharap termasuk dalam golongan orang-orang mukmin yang beruntung dan mendapatkan rahmat Allah di dunia dan akhirat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.