Jakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan 57 Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu, guna mempermudah akses warga.

"Kami kali ini meresmikan pembangunan 57 Jembatan Merah Putih sesuai dengan arahan Bapak Presiden untuk kemaslahatan masyarakat," kata Jenderal Pol. Sigit dalam kesempatan tersebut, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta.

Dia menjelaskan jalur penghubung tersebut sengaja dibangun oleh Polri agar bisa dimanfaatkan untuk para anak sekolah, petani, maupun masyarakat sekitar agar dapat mempercepat atau mempermudah akses warga.

Dengan begitu, kata dia, yang tadinya warga mungkin harus berputar, namun kini dengan jembatan yang ada, masyarakat bisa jauh lebih singkat dalam menempuh perjalanan.

Lebih jauh, Sigit berharap jembatan yang baru diresmikan itu dapat memangkas ongkos logistik dari para petani, sehingga roda perekonomian bertumbuh untuk masyarakat.

Dirinya pun mengapresiasi jajarannya dan meminta untuk terus mengawal serta mendukung apa yang menjadi program pemerintah untuk masyarakat Indonesia.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dan terus bekerja semangat untuk betul-betul bisa menjalankan apa yang menjadi program Bapak Presiden untuk masyarakat," tutur dia.

Di wilayah yang sama, Kapolri turut menghadiri kegiatan tanam raya jagung serentak se-Indonesia kuartal I 2026 di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu, sebagai komitmen untuk menuntaskan target swasembada pangan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Tentunya ini menjadi program dan komitmen Polri untuk menuntaskan agar kita betul-betul bisa menyelesaikan apa yang menjadi target dari Bapak Presiden," kata Sigit dalam keterangan diterima di Jakarta.

Sigit menyatakan untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung, Polri terus menggandeng kelompok tani, elemen masyarakat hingga seluruh kementerian/lembaga terkait.

"Alhamdulillah hari ini kami bersama-sama melaksanakan kegiatan tanam raya jagung secara serentak untuk semester pertama, di mana kegiatan kali ini adalah merupakan program lanjutan dari target kami untuk menanam satu juta hektare," ujar Sigit.