Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebanyak 25 anak yatim dari Gampong Meunasah Capa, Kota Juang, Bireuen mendapat pengalaman istimewa pada Sabtu (7/3/2026).
Mereka diajak oleh keuchik dan perangkat desa ke Suzuya Mall Bireuen untuk membeli pakaian baru menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Anak-anak yang berusia mulai dari tingkat TK hingga SMP ini tampak ceria saat memilih baju kesukaan mereka, didampingi oleh orang tua, wali, atau keluarga dekat.
Kegiatan sosial ini bukan kali pertama dilakukan.
Sejak tahun 2024, program santunan dan belanja bersama anak yatim sudah rutin digelar setiap Ramadhan.
Tahun ini, masing-masing anak menerima voucher senilai Rp 700 ribu untuk membeli pakaian.
Dana tersebut berasal dari sumbangan warga Meunasah Capa, baik yang tinggal di kampung maupun di perantauan, serta para dermawan dan sahabat yang ikut peduli.
Baca juga: Maulid di Rutan Benteng, Diwarnai Santunan Anak Yatim
Total dana yang terkumpul mencapai Rp 30 juta.
Keuchik Meunasah Capa, Zulkarnen menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim sekaligus meringankan beban keluarga mereka dalam menyambut hari raya.
Menurutnya, program ini sangat membantu anak-anak agar dapat tampil gembira dengan pakaian baru saat Lebaran.
Ia berharap kegiatan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan warga.
Selain berbelanja pakaian, anak-anak juga diajak bermain di arena game Amazon di lantai III Suzuya Mall selama satu jam.
Setelah itu, mereka dibawa berkeliling Kota Bireuen menggunakan mobil odong-odong, sebuah pengalaman yang membuat suasana semakin meriah.
Menjelang waktu berbuka puasa, rombongan kemudian berkumpul di BSD Coffee untuk acara penyerahan santunan sekaligus buka puasa bersama.
Baca juga: Jamaah Meunasah Al-Bayan Peringati Malam Nuzulul Quran, Santuni Anak Yatim dan Tadarus
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana masyarakat desa dapat bersatu untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.
Lebih dari sekadar santunan, acara ini memberikan pengalaman berharga, memperkuat rasa kebersamaan, dan menanamkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan dukungan berkelanjutan dari warga dan para dermawan, program ini diharapkan terus menjadi tradisi yang membawa senyum dan harapan bagi generasi muda di Meunasah Capa.(*)