Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM-
Perkembangan transportasi udara di Provinsi Maluku pada Januari 2026, rata-rata menunjukkan penurunan.
Mulai dari jumlah kunjungan pesawat yang datang dan berangkat, penumpang, hingga muatan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku merilis perkembangan transportasi udara itu dari 13 bandara yang tersebar di 9 kabupaten atau kota di Provinsi Maluku.
Perkembangan Pesawat Berangkat dan Penumpangnya
Pesawat berangkat dari 13 bandara di Provinsi Maluku pada Januari 2026 mengalami penurunan sekitar 8,17 persen yang tercatat sebanyak 764.
Jika dilihat pada Desember 2025, jumlah kunjungan pesat sebanyak 832.
Kondisi yang berbeda jika dibandingkan dengan Januari 2025, secara total mengalami peningkatan sekitar 20,31 persen dengan jumlah pesawat berangkat tercatat saat itu sebanyak 635 unit.
Jika dilihat berdasarkan bandara, Januari 2026, jumlah pesawat berangkat dari Bandara Pattimura
sebanyak 454 unit atau turun 8,28 persen dibanding bulan sebelumnya.
Selanjutnya, jumlah pesawat berangkat dari bandara lainnya sebanyak 310 unit atau turun sebesar 8,01 persen.
Sementara untuk jumlah penumpang pesawat yang berangkat pada Januari 2026 di Provinsi Maluku mengalami penurunan sekitar 12,15 persen terhadap Desember 2025, dari 44,26 ribu orang menjadi 38,89 ribu orang.
Kondisi yang berbeda jika dibanding tahun lalu yang mengalami peningkatan jumlah penumpang berangkat sekitar 4,99 persen dengan total penumpang berangkat sebesar 37,04 ribu orang pada bulan Januari 2025.
Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dari Bandara Pattimura selama Januari 2026 tercatat sebanyak 30,67 ribu orang.
Jumlah ini turun 7,41 persen jika dibanding bulan Desember 2025 dengan jumlah penumpang berangkat tercatat sebanyak 33,13 ribu orang.
Selanjutnya jumlah penumpang berangkat dari bandara lainnya di Maluku pada Januari 2026 sebesar 8,21 ribu orang atau turun sekitar 26,25 persen dibanding bulan sebelumnya.
Baca juga: Rentetan Sidang Korupsi PT. Tanimbar Energi, BAP 8 Saksi Dibacakan
Baca juga: Jadwal Lengkap Kapal Perintis Sabuk Nusantara 87 per Maret 2026 di Maluku
Perkembangan Pesawat Datang Beserta Penumpang
Selain pesawat berangkat, pesawat datang juga mengalami penurunan pada periode Januari 2026.
Secara total, jumlah pesawat datang di Maluku sebesar 763 unit atau mengalami penurunan sekitar 8,40 persen dibanding bulan sebelumnya yaitu sebesar 833 unit.
Kondisi yang berbeda jika dibandingkan dengan Januari tahun 2025 yang mengalami peningkatan sebesar 19,78 persen dengan jumlah pesawat yang datang tercatat sebanyak 637 unit.
Berdasarkan jumlah pesawat yang datang di Bandara Pattimura bulan Januari 2026 tercatat sebanyak 453 unit.
Jumlah ini mengalami penurunan sekitar 8,48 persen dibanding kondisi Desember 2025 yang tercatat sebanyak 495 unit.
Selanjutnya pada Bandara Lainnya, jumlah pesawat datang pada Januari 2026 sebanyak 310 unit atau turun sekitar 8,28 persen dibanding bulan sebelumnya yaitu sebesar 338 unit.
Hal yang sama pula pada jumlah penumpang angkutan udara yang datang menuju Provinsi Maluku selama Januari 2026 sebesar 41,91 ribu orang.
Jumlah ini mengalami penurunan sekitar 23,35 persen jika dibandingkan dengan kondisi Desember 2025 yang tercatat sebesar 54,67 ribu orang.
Kondisi yang berbeda jika dibandingkan dengan tahun lalu yaitu mengalami peningkatan jumlah kedatangan penumpang sekitar 9,27 persen dari total penumpang datang sebesar 38,35 ribu orang yang tercatat pada Januari 2025.
Bongkar Muat Barang dan Bagasi dari Trasportasi Udara
Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku mencatat keseluruhan jumlah barang dan bagasi dibongkar pada Januari 2026 sebesar 1.000,53 ton.
Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 17,87 persen dibanding bulan Desember 2025 yang
tercatat sebesar 1.218,21 ton.
Kondisi yang beda jika dibanding tahun sebelumnya yang mengalami peningkatan barang dan bagasi bongkar sekitar 21,99 persen dengan jumlah barang bongkar saat itu sebesar 820,18 ton pada Januari 2025.
Sementara itu, jumlah barang dan bagasi yang dimuat pada Januari 2026 sebesar 593,40 ton atau mengalami penurunan sekitar 12,74 persen dibanding bulan Desember 2025 yang tercatat sebanyak 680,04 ton.
Jika dibanding tahun lalu, jumlah barang dan bagasi yang dimuat juga mengalami penurunan sekitar 1,07 persen atau sebesar 599,84 ton barang muat pada Januari 2025. (*)