TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Satu korban bencana banjir bandang di wilayah Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali berhasil ditemukan.
Korban diketahui bernama Komang Suci (44) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad Komang Suci ditemukan oleh warga bernama Ida Ayu Sulasmini (59) sekitar pukul 13.30 WITA. Yang mana saat itu Sulasmini sedang buang sampah.
"Saat itu saya sedang buang sampah. Tidak sengaja saya lihat sesuatu seperti kaki. Saya panggil suami untuk memastikan. Ternyata benar itu kaki manusia," ucapnya, Sabtu 7 Maret 2026.
Baca juga: Banjir di Buleleng Bali, Ketut Suci Ditemukan Di Hari Kedua Pencarian, Sidakarya: Dalam Timbunan
Ketika itu Sulasmini hanya melihat satu kaki. Sedangkan kaki satunya tertimbun. Temuan ini segera dilaporkan ke Tim SAR Gabungan untuk ditindaklanjuti.
Tak berselang lama setelah laporan diterima, Tim SAR Gabungan segera mendatangi lokasi kejadian kemudian melakukan evakuasi.
Jenazah kemudian dibawa menggunakan mobil Ambulans menuju RS Pratama Tangguwisia.
"Dari hasil identifikasi oleh pihak keluarga, jenazah merupakan Komang Suci (44) yang sebelumnya berstatus hilang," ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.
Hingga pencarian hari kedua ditutup, dua korban hanyut masih berstatus hilang. Identitas dua korban tersebut yakni Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12).
Proses pencarian akan dilanjutkan pada Minggu 8 Maret 2026, pukul 07.00 WITA.
Untuk diketahui, hujan deras di wilayah Desa/Kecamatan Banjar terjadi sejak pukul 18.15 WITA.
Hujan berdampak pada banjir bandang, hingga menyebabkan empat orang hanyut.
Tiga orang merupakan warga Banjar Dinas Ambengan, Desa Banjar.
Ketiganya merupakan ibu dan dua anak, dengan identitas Komang Suci, Putu Wini dan Kadek Wahyu.
Menurut Informasi, ketiganya sedang berada di rumah saat terjadi banjir. Sedangkan sang ayah yakni Kadek Witana berada di luar rumah.
Hingga tak berselang lama batang pohon besar menghantam dinding sebelah barat rumah, yang mengakibatkan air masuk dan menghanyutkan ketiganya.
Sementara satu orang merupakan warga Banjar Dinas Santal, Desa Banjar bernama Dewa Ketut Adi Suarjana (55).
Ia hanyut saat hendak memindahkan mobilnya yang terparkir di depan rumah ke tempat yang lebih tinggi.
"Saat korban menuju mobil, situasinya sudah banjir namun masih kecil. Namun setelah korban di dalam mobil, tiba-tiba volume air membesar hingga menghanyutkan korban dan mobilnya," jelas Kadus Santal, Ketut Sudiadika.
Setelah banjir surut sekitar pukul 23.00 WITA, masyarakat bersama Tim SAR gabungan melakukan pencarian Dewa Adi, dengan menyusuri pangkung Santal.
Hasilnya, Dewa Adi ditemukan 800 meter dari lokasi kejadian dalam kondisi telah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di semak bambu.