TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, tak terasa ya jika kini kita sudah memasuki puasa di hari ke-17.
Bagaimana puasa yang kamu jalani saat ini, berjalan dengan lancar?
Ya tentunya, di momen puasa Ramadan 1447 Hijriah ini, menjadi momen bahagia juga untuk para pekerja di seluruh Indonesia.
Pasalnya, di momen sebelum Lebaran nanti para pekerja pun akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).
Namun bagaimana dengan pensiunan, apakah akan mendapatkan THR Lebaran 2026 atau tidak?
Baca juga: Jadwal Pencairan dan Besaran THR Lebaran 2026 PNS, PPPK, TNI/Polri Hingga Pensiunan
Baca juga: THR PPPK Kota Tasikmalaya Belum Jelas, Diky Upayakan Bisa Cair Tepat Waktu
THR Pensiunan 2026
Nah Tribuners, jika berbicara perihal pencairan THR pensiunan ini, pemerintah mengklaim pencairan THR PNS, pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), TNI, Polri dan pensiunan sudah dimulai sejak 26 Februari lalu atau pada awal Ramadan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pencairan THR dilakukan secara bertahap, menyesuaikan proses administrasi di masing-masing kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Bahkan tak tanggung-tanggung jika pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR tahun ini, naik sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp49 triliun.
Baca juga: Jadwal Pencairan THR Lebaran 2026 Untuk PNS dan Pensiunan
Baca juga: Besaran THR Lebaran 2026 Untuk PNS dan Pensiunan
Dari jumlah tersebut, Rp12,7 triliun disiapkan khusus untuk pembayaran THR bagi sekitar 3,8 juta pensiunan. Sementara Rp22,2 triliun dialokasikan bagi PNS pusat, prajurit TNI, dan anggota Polri, serta Rp20,2 triliun untuk PNS daerah.
THR yang dibayarkan mencakup gaji pokok dan berbagai tunjangan sesuai ketentuan, dan berbeda dengan gaji ke-13 yang umumnya cair pada pertengahan tahun.
Meski demikian, di lapangan, sejumlah ASN dan pensiunan mengaku dana THR belum mereka terima hingga awal Maret.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah menargetkan penyaluran THR sudah bisa dilakukan sejak awal Ramadan 2026.
"Di awal-awal puasa kita harapkan (THR) sudah bisa kita salurkan," kata Purbaya. (*)