Viral Nenek 80 Tahun di Nganjuk Ditipu Uang Mainan Rp100 Ribu Saat Jualan Pisang
faridmukarrom March 08, 2026 01:00 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM | NGANJUK - Seorang nenek bernama Yatemi (80) tampak terduduk lesu di kursi kayu ruang tamu rumahnya di Gang Sumur Bur, Lingkungan Bleton, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Sesekali ia menundukkan pandangan, seolah masih mengingat kejadian pahit yang baru saja dialaminya. Yatemi menjadi korban penipuan setelah seorang pembeli membayar dagangannya menggunakan uang mainan senilai Rp100 ribu.

Peristiwa tersebut terjadi saat Yatemi berjualan buah dan bahan dapur di trotoar Jalan Raya Ahmad Yani, Kelurahan/Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

Yatemi menceritakan, pelaku merupakan seorang pria yang datang ke lapaknya dan membeli beberapa barang sekaligus.

Baca juga: Jadwal Race MotoGP Brasil 2026 Live Trans7 Sabtu-Minggu Enea Bastianini Keluhkan Getaran Misterius

Pembeli tersebut memborong empat sisir pisang. Selain itu, ia juga membeli terong, bawang merah, dan tomat, masing-masing satu kantong plastik dengan berat sekitar 1,5 kilogram.

“Saya tidak menaruh curiga saat pembeli itu datang dan membeli dagangan saya,” kata Yatemi, Sabtu (7/3/2026).

Setelah semua barang disiapkan, pria tersebut membayar menggunakan selembar uang yang tampak seperti Rp100 ribu.

Korban Tidak Menyadari Uang Mainan
Yatemi diketahui mengalami gangguan penglihatan sehingga kesulitan membedakan uang asli dan palsu.

Karena itu, ia tidak menyadari bahwa uang yang diberikan pembeli tersebut ternyata uang mainan.

“Saya diberi uang selembar, lalu pembeli minta kembalian Rp25 ribu,” ungkapnya.

Tanpa menaruh curiga, Yatemi memberikan uang kembalian tersebut. Setelah menerima kembalian, pelaku langsung meninggalkan lapak.

Baru Tahu dari Warga
Yatemi baru mengetahui bahwa uang tersebut hanyalah uang mainan setelah diberi tahu oleh warga sekitar.

Uang tersebut bahkan masih ia simpan di dompetnya sebagai pengingat kejadian tersebut.

“Saya baru mengetahui kalau itu uang mainan dari warga,” ujarnya.

Kisah Yatemi kemudian viral di media sosial setelah direkam oleh warga dan diunggah melalui akun TikTok @hallo_kamu.

Video tersebut menyedot perhatian warganet dan memicu simpati banyak orang.

Sejumlah warga bahkan datang langsung ke rumah Yatemi untuk memberikan bantuan.

Tidak hanya masyarakat, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi juga turut mendatangi rumah Yatemi untuk memberikan bantuan.

Meski mengalami kejadian pahit, Yatemi memilih untuk mengikhlaskan apa yang terjadi.

“Saya sudah mengikhlaskan kejadian ini,” tutupnya.

(tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.