Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Tenggela dan Tuladenggi Gorontalo
Fadri Kidjab March 08, 2026 01:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Gorontalo mengalami kenaikan signifikan selama bulan Ramadan.

Salah satu komoditas yang paling menonjol kenaikannya adalah cabai rawit (rica) yang kini menembus harga Rp70 ribu per kilogram di sejumlah pasar harian.

Berdasarkan pantauan di Pasar Harian Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, harga cabai rawit stabil di angka Rp70 ribu per kilogram.

Selain cabai, sejumlah komoditas bumbu dapur lainnya juga terpantau masih dibanderol dengan harga yang cukup tinggi.

Seorang pedagang di Pasar Tenggela, Salma Yusuf, mengungkapkan bahwa lonjakan harga cabai rawit ini telah terjadi sejak awal Ramadan dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan hingga saat ini.

"Cabai rawit ini memang harganya sudah begini sejak awal puasa," ujar Salma Yusuf saat ditemui di lapak dagangannya, Minggu (8/3/2026).

Salma menjelaskan bahwa variasi harga cabai juga dipengaruhi oleh jenis dan kualitasnya. Menurutnya, terdapat jenis cabai yang dikenal dengan sebutan "rica patalan" yang harganya lebih miring dibandingkan cabai rawit lokal biasa.

"Kalau rica patalan harganya di bawah (lebih murah). Rica patalan itu bentuknya lebih panjang dan mengandung banyak biji," jelasnya.

Ia menambahkan, cabai jenis tersebut umumnya dipasok dari luar daerah, khususnya dari Sulawesi Tengah.

Meski harganya lebih ekonomis, Salma mengaku enggan menjual rica patalan karena kualitasnya dianggap kurang bersaing dengan produk lokal. Menurutnya, rica patalan cenderung cepat layu dan tingkat kepedasannya tidak terlalu kuat.

"Cabai begitu cepat kempes (layu), rasa pedasnya juga tidak terlalu tajam," imbuhnya.

Di lapak miliknya, Salma merinci daftar harga bahan dapur sebagai berikut:

Cabai rawit: Rp70.000 per kg

Tomat: Rp12.000 per kg

Bawang merah: Rp52.000 per kg

Bawang putih: Rp50.000 per kg

Cabai keriting: Rp50.000 per kg

Jahe: Rp40.000 per kg

Kunyit: Rp30.000 per kg

Minyak goreng botol kecil: Rp13.000

Minyak goreng botol besar: Rp29.000

Telur ayam: Rp3.000 per butir

Beras: Rp13.500 per liter (atau sekitar Rp15.000 per kg)

Baca juga: Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo

HARGA PANGAN -- Lapak Salma Yusuf, pedagang di pasar harian, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (8/3/2026).
HARGA PANGAN -- Lapak Salma Yusuf, pedagang di pasar harian, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Minggu (8/3/2026). (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Kondisi serupa juga terpantau di Pasar Harian Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Nila Bakari, salah seorang pedagang di pasar tersebut, mengonfirmasi bahwa harga cabai rawit di wilayah Kota juga menyentuh angka Rp70 ribu per kilogram.

Adapun komoditas lainnya di Pasar Tuladenggi meliputi cabai keriting seharga Rp50 ribu per kg, tomat Rp10 ribu per kg, bawang merah Rp40 ribu per kg, serta bawang putih yang mencapai Rp60 ribu per kg.

Nila menilai kenaikan harga bahan dapur ini merupakan fenomena tahunan yang dipicu oleh melonjaknya permintaan masyarakat selama bulan suci.

"Rata-rata memang naik dari harga biasanya karena faktor bulan puasa," pungkas Nila Bakari.

Kenaikan harga bahan pokok di pasar tradisional ini merefleksikan peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat Gorontalo di tengah bulan Ramadan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.