Duka Keluarga Ationg Penumpang SB Karunia Jaya Terjatuh di Laut Karimun, Tunggu Jenazah di RSUD
Septyan Mulia Rohman March 08, 2026 04:07 PM

 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Hening terasa di ruang jenazah RSUD Muhammad Sani, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tempat jenazah Suwandi alias Ationg, penumpang SB Karunia Jaya yang terjatuh ke laut berada.

Banyak anggota keluarga korban berada di ruang tunggu, beberapa dari mereka terlihat berada di halaman luar, sebagian ada juga yang masuk ke kamar jenazah.

Para kerabat enggan berbicara terkait apa yang menimpa Ationg.

Mereka masih diliputi kesedihan setelah tim SAR gabungan menemukan jenazah Ationg setelah 4 hari pencarian sejak Kamis (5/3/2026).

Wartawan TribunBatam.id, Fairoz Zamani di lokasi kejadian melaporkan, beberapa kali nada dering dari salah satu anggota keluarga terus berbunyi.

Mereka terdengar berbicara dengan bahasa Tionghoa.

Rata-rata anggota dan kerabat korban menggunakan masker sembari menunggu proses pemulasaran jenazah selesai dilaksananakan.

Salah satu kerabat korban mengatakan bahwa ia baru tiba di RSUD setelah menerima informasi bahwa korban sudah ditemukan. 

"Tadi korban sampai RSUD sekira pukul 11-an gitu," ujarnya. 

Ationg dilaporkan terpeleset dari dek SB Karunia Jaya hingga terjatuh saat kapal cepat itu melintasi perairan Coastal Area, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Kamis (5/3/2026) sekira pukul 00.15 WIB.

Saat itu korban berada di dek atas kapal bersama 8 rekannya ketika Kapal Karunia Jaya baru saja lepas dari Pulau Parit menuju Tanjung Balai Karimun.

Kapal dicarter dari Pulau Buru menuju pusat kota Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Korban ditemukan dalam kondisi terapung di perairan belakang Pulau Merak sekira pukul 10.55 WIB.

Tepatnya pada posisi 0°59.316’ Lintang Utara dan 103°21.703’ Bujur Timur atau di perairan Belakang Pulau Merak. 

"Korban ditemukan pada hari keempat operasi SAR dalam kondisi meninggal dunia di perairan belakang Pulau Merak dengan jarak sekitar 4,5 nautical mile dari lokasi kejadian kecelakaan," ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli Minggu (8/3/2026). 

Operasi SAR hari keempat dimulai pada pukul 07.30 WIB.

Dalam pelaksanaannya, tim SAR gabungan terbagi menjadi dua tim.

Tim pertama menyisir sepanjang pesisir Coastal Area Tanjung Balai Karimun.

Sedangkan tim kedua mencari di sekitar perairan Pulau Parit. (TribunBatam.id/Fairoz Zamani) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.