Banjir Belum Surut, Jumlah Pengungsi di Cipinang Melayu Diprediksi Bertambah
Satrio Sarwo Trengginas March 08, 2026 04:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Sebanyak 14 kepala keluarga (KK) terdiri dari 32 jiwa warga RW 04 Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur mengungsi akibat banjir pada Minggu (8/3/2026).

Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 04 Cipinang Melayu, Subagyo mengatakan warga mengungsi pada tenda darurat yang didirikan BPBD DKI di bawah kolong Tol Becakayu.

Namun jumlah ini diperkirakan dapat bertambah, karena hingga kini banjir dengan ketinggian sekitar 1,5 meter belum sepenuhnya surut dan rumah warga masih tertutup lumpur.

"Kalau melihat kondisi ini kemungkinan masih pada ngungsi. Karena rumah kan belum dibersihkan. Kemungkinan besar masih ada yang mengungsi," kata Subagyo di Jakarta Timur, Minggu (8/3/2026).

Hingga pukul 12.00 WIB tercatat ketinggian banjir luapan aliran Kali Sunter yang merendam permukiman warga di RW 04 Cipinang Melayu masih berkisar 60 sentimeter. 

Jumlah pengungsi juga diperkirakan bertambah karena tingginya intensitas curah hujan yang melanda Jakarta dalam beberapa hari terakhir, dan debit air kiriman dari Bogor.

Sementara hingga pukul 13.00 WIB saja tinggi muka air di Pos Pantau Sunter Hulu masih berstatus siaga 3, sehingga dikhawatirkan debit air Kali Sunter kembali meluap ke permukiman warga.

"Karena kondisi cuaca juga masih mendung, mungkin masih bisa bertahan di tempat pengungsian. Kalau semalam pas air naik jam 03.00 WIB itu Sunter Hulu siaga 2," ujarnya.

Subagyo menuturkan guna memastikan kondisi warga di posko pengungsian pihaknya sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Pembantu Kelurahan Cipinang Melayu dan PMI Jakarta Timur.

Tujuannya untuk melakukan pemeriksaan medis terhadap warga yang berada di posko pengungsian, khususnya terhadap kelompok rentan seperti lanjut usia (Lansia), Balita, dan ibu hamil.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 11.00 WIB tercatat empat warga Lansia, tiga balita masing-masing berusia 2, 2, dan 4 tahun, serta dua orang ibu hamil mengungsi di tenda BPBD.

"Untuk Lansia, anak, dan ibu hamil itu ada pemeriksaan kesehatan. Tadi kebetulan sudah ditangani oleh dari pihak Puskesmas. Tadi sudah datang, sudah mengontrol," tuturnya.

Berita terkait

  • Baca juga: UPDATE Banjir Pukul 15.00 WIB: 115 RT di Jakarta Masih Tergenang
  • Baca juga: "Tolong Banget Pak Gubernur", Katon Bagaskara Keluhkan Banjir Jam 2 Pagi di Rumahnya ke Pramono
  • Baca juga: Foto-Foto Underpass Mampang Prapatan Jaksel Terendam Banjir, Akses Jalan Terputus

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.