Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Jalan Raya Sadang-Subang atau jalur tengah Purwakarta menuju Subang yang kerap dijadikan jalan alternatif oleh para pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, masih ditemukan sejumlah titik jalan rusak dan berlubang.
Kondisi tersebut terpantau pada Minggu (8/3/2026) siang, dan berpotensi membahayakan pengendara yang melintas.
Dari pantauan Tribunjabar.id langsung di lapangan, kerusakan jalan terlihat mulai dari kawasan perempatan Sadang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, hingga mendekati perbatasan Kabupaten Subang.
Baca juga: Warga Desa Lanjan Keluhkan Jalan Rusak dan Irigasi Bermasalah ke Ono Surono
Beberapa titik lubang bahkan berada di ruas jalan yang terbilang baru selesai dilakukan pengaspalan.
Salah satu titik kerusakan cukup mencolok berada di pertigaan Cimaung, Purwakarta. Di lokasi ini, permukaan jalan terlihat berlubang dan tidak rata sehingga pengendara harus memperlambat laju kendaraan untuk menghindari lubang yang bisa memicu kecelakaan.
Selain di pertigaan Cimaung, kerusakan serupa juga ditemukan di kawasan perempatan Pasar Minggu, Kecamatan Campaka.
Sejumlah pengendara mobil maupun sepeda motor tampak harus menghindari lubang di tengah jalan agar kendaraan tidak rusak maupun kehilangan kendali.
Tak hanya permukaan jalan yang berlubang dan bergelombang, jalur arteri alternatif Sadang-Subang ini juga masih minim penerangan jalan umum (PJU).
Pada malam hari, kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pemudik roda dua yang biasanya melintas dalam rombongan maupun perjalanan jarak jauh.
Sementara itu, kerusakan jalan tidak hanya ditemukan di jalur tengah Purwakarta. Pantauan juga menunjukkan kondisi serupa di jalur arteri menuju wilayah utara, tepatnya dari keluar gerbang Tol Cikampek hingga pertigaan Mutiara, Kabupaten Karawang.
Baca juga: Viral, Warga Tangerang Protes Jalan Rusak Minta Tolong ke Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Meski sebagian titik dari arah keluar gerbang Tol Cikampek menuju utara sudah dilakukan penambalan, namun pada jalur sebaliknya yang digunakan kendaraan dari arah utara menuju tol masih ditemukan beberapa lubang yang berpotensi membahayakan pengendara.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Purwakarta, Ipda Heri Susanto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai kondisi jalan yang rusak maupun kekurangan rambu lalu lintas di jalur tersebut.
"Untuk jalan yang masih rusak dan berlubang, Polres Purwakarta jauh-jauh hari sudah berkirim surat kepada instansi yang berwenang. Termasuk juga terkait kesiapan rambu-rambu lalu lintas," ujar Heri.
Selain itu, kepolisian juga memetakan sejumlah titik yang berpotensi menjadi simpul kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran, seperti di kawasan perempatan Sadang yang kerap dijadikan terminal bayangan angkutan umum serta akses keluar masuk kendaraan dari permukiman warga.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Polres Purwakarta telah menyiapkan skema pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Sejumlah personel kepolisian juga akan ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan serta pos pengamanan guna memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan lancar.(*)
Baca juga: Setahun Dony-Fajar Memimpin Sumedang, Bupati Akui PR Kemiskinan hingga Jalan Rusak Masih Mengemuka