Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Suasana Pasar Baru, Kota Bandung, mulai dipadati warga yang berburu pakaian menjelang Hari Raya Idulfitri.
Hampir seluruh toko pakaian, terutama yang menjual busana muslim dan perlengkapan ibadah, dipenuhi pembeli yang datang silih berganti.
Keramaian terlihat di lorong-lorong pasar. Pengunjung tampak berkeliling dari satu toko ke toko lain untuk mencari pakaian yang akan dikenakan saat Lebaran, mulai dari gamis, baju koko, hingga berbagai perlengkapan muslim.
Baca juga: Hangatnya Ramadan di Pasar Baru Bandung, Ketika Para Pedagang Bukber dan Santuni Anak-anak Yatim
Salah satu pembeli, Siti, warga Garut, rela menempuh perjalanan jauh demi berbelanja di Pasar Baru.
Ia bahkan berangkat sejak dini hari agar bisa tiba lebih awal di Bandung.
Siti mengatakan, ia berangkat dari Garut sekitar pukul 03.00 menuju stasiun dengan tujuan Stasiun Bandung sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pasar Baru.
Meski sudah berkeliling sejak pagi, sebagian kebutuhannya masih belum seluruhnya terbeli.
“Saya dari Garut berangkat jam tiga subuh naik kereta, turun di Stasiun Bandung terus ke sini. Muter-muter dari tadi tapi belum semua kebeli,” ujar Siti, di lokasi, Minggu (8/3/2026).
Ia memilih berbelanja di Pasar Baru karena menurutnya harga pakaian relatif lebih terjangkau dengan kualitas kain yang baik.
Selain membeli gamis untuk dirinya, ia juga mencari baju koko untuk suami, pakaian anak, hingga sandal.
"Belanja juga untuk keponakan, orang tua. Tapi belum semuanya dapet baju yang diinginkan," imbuhnya.
Di sisi lain, pembeli mengaku harus berdesakan saat berbelanja karena kondisi pasar yang sangat padat. Mereka harus berkeliling ke beberapa toko untuk menemukan pakaian yang diinginkan.
Baca juga: Acara Kota Bandung Pekan Ini 5 - 8 Maret 2026 Ada Dua Festival Baju Lebaran
Andini, salah satu pembeli asal Bandung, mengatakan suasana di dalam pasar cukup penuh dengan pengunjung.
“Tadi di dalam penuh banget, sampai pusing lihat orang-orangnya karena banyak sekali. Lagi puasa juga, kan energinya jadi habis liat yang ramai-ramai," ujarnya.
Ia datang bersama keluarga untuk membeli sejumlah kebutuhan Lebaran seperti kemeja, celana, kerudung, dan pakaian muslim lainnya.
Sementara itu, penjual pakaian di Pasar Baru mengaku peningkatan pembeli sudah terasa sejak beberapa hari terakhir.
Abdul Azis, salah satu pedagang, mengatakan lonjakan pengunjung menjelang Lebaran tahun ini cukup tinggi.
“Kalau di sini alhamdulillah ramai banget. Puncaknya biasanya mulai tanggal 21 puasa,” kata Azis.
Dikatakqn Azis, peningkatan penjualan di tokonya mencapai sekitar 90 persen dibanding hari biasa.
Selain pakaian, pembeli juga banyak mencari perlengkapan ibadah seperti sarung dan sajadah.
“Paling yang dicari selain baju itu sejadah sama sarung. Peningkatannya sekitar 90 persen, terutama di toko kami,” ujarnya.
Baca juga: Kurma Mesir Banyak Dicari untuk Menu MBG di Momen Ramadhan, Stok di Pedagang Pasar Baru Menipis
Menurut Azis, pembeli yang datang tidak hanya berasal dari Bandung dan daerah sekitar.
Bahkan ada juga pengunjung dari luar kota hingga luar negeri.
“Dari luar kota banyak, bahkan dari Malaysia juga ada yang belanja ke sini,” katanya.
Dia menambahkan, peningkatan jumlah pengunjung yang berburu pakaian Lebaran di Pasar Baru Bandung diperkirakan akan terus terjadi hingga malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri. (*)