TRIBUNTRENDS.COM - Suasana sore yang tenang di Kelurahan Cipari, Mangkubumi, mendadak gempar pada Minggu (8/3/2026). Seorang pemuda berinisial MSH (22), asal Desa Gunungsari, ditemukan terkapar tak berdaya di pinggir jalan Pertigaan Mangin.
Awalnya, warga yang melintas mengira pemuda bersweater putih itu jatuh pingsan akibat kelelahan menjalani ibadah puasa. Namun, kenyataan pahit terungkap, MSH mencoba mengakhiri hidupnya dengan racun tikus lantaran tak kuasa menahan pedihnya putus cinta.
Kejadian bermula saat warga melihat sebuah sepeda motor matik hitam tergeletak di aspal. Di sampingnya, MSH telentang dengan kondisi yang mengkhawatirkan. Ujang Jagur (28), salah satu saksi mata di lokasi, menceritakan detik-detik mencekam saat ia menemukan korban.
"Kami saat menemukan pemuda itu sudah tergeletak di pinggir Jalan Pertigaan Mangkubumi tak jauh di depan gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Cipari yang lagi dibangun. Matanya melotot, tapi masih hidup. Saya panggil orang-orang supaya melihat kejadian ini karena takut ada apa-apa," jelas Ujang.
Meski matanya terbuka, MSH enggan mengeluarkan sepatah kata pun saat berusaha dibangunkan oleh warga. Kecurigaan warga akhirnya terjawab setelah petugas dari Polsek Mangkubumi tiba di lokasi. Di hadapan polisi, barulah pemuda tersebut mengaku telah menelan racun tikus karena depresi diputuskan oleh kekasihnya.
"Nah, sudah ada polisi baru ngaku dan ngomong pemuda itu, katanya sudah minum racun tikus gara putus dengan pacar. Kami pun langsung membantu menaikan motornya ke mobil polisi," tambah Ujang dengan nada prihatin.
Baca juga: Syafiq Ali Nekat Mendaki Gunung Slamet Gara-gara Putus Cinta? Papan Hijau Jadi Bukti: Hai Mantan!
Beruntung, pihak keluarga dan kepolisian bergerak cepat. MSH segera dilarikan ke Klinik Carmel Medika sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Soekardjo karena keterbatasan peralatan medis.
Kanit Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa, mengonfirmasi bahwa tindakan medis segera dilakukan untuk menyelamatkan nyawa pemuda tersebut. Tim dokter bertindak taktis karena racun yang dikonsumsi belum sepenuhnya menyebar ke sistem peredaran darah.
"Menurut keterangan dokter jaga bahwa benar korban mengalami keracunan, tetapi belum 6 jam berlalu setelah dia minum racun sehingga racun masih di berada lambung belum menyebar ke seluruh tubuh. Dokter melaksanakan tindakan medis dengan metode bilas lambung untuk mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh korban," ungkap Ipda Jonih.
Baca juga: Akting Syauqi, Anak Bunuh Ibu & 2 Saudaranya dengan Racun Tikus, Nangis di Pemakaman, Sampai Dipapah
Setelah menjalani prosedur kuras lambung, kondisi MSH berangsur stabil dan akhirnya sadar kembali. Pihak kepolisian menyatakan bahwa motif utama tindakan nekat ini murni karena masalah asmara.
Kini, MSH telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
"Korban telah sadar. Sesuai keterangan korban meminum racun tikus ingin bunuh diri diduga karena diputus cinta oleh kekasihnya. Korban dan kendaraannya sudah diserahkan kepada keluarganya," tutup Ipda Jonih.