Penuhi Kebutuhan Pakan Ternak, Tiga Kecamatan di Kabupaten Malinau Ini Produksi Jagung
Junisah March 09, 2026 05:14 PM

‎TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU- Guna memenuhi kebutuhan pakan ternak yang terus meningkat. Saat ini produksi jagung di  Malinau, Kalimantan Utara masih bertumpu pada tiga wilayah kecamatan.

‎Ketiga wilayah kecamatan ini meliputi Kecamatan Malinau Barat, Kecamatan Malinau Utara dan Kecamatan Mentarang yang menjadi penyumbang terbesar komoditas jagung di tingkat daerah.

‎Sementara itu, wilayah perkotaan tercatat memiliki angka produksi yang lebih kecil akibat keterbatasan lahan dan dominasi budidaya tanaman lain.

‎Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Malinau Endang menjelaskan fokus Pemkab Malinau saat ini mulai beralih pada kualitas hasil panen.

Baca juga: Hari Ini Penanaman Jagung Kering Serentak di Indonesia, Polres Malinau Targetkan Produksi Lima Ton

‎"Kita tidak hanya mengejar luas tanamnya tetapi yang kita kejar adalah produksinya, walaupun nanti luas tanamnya kecil yang kita harapkan produksinya lebih tinggi," ujar Endang.

‎Pada tahun 2026, Dinas Pertanian Malinau menetapkan target awal luas tanam jagung sebesar 280 hektare dalam kurun waktu setahun.

‎Angka target tersebut terpantau lebih rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang tercatat menyentuh angka lebih dari 600 hektare.

‎Evaluasi terhadap target luasan lahan ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama saat memasuki pertengahan tahun untuk melihat minat para petani di lapangan.

‎Selain upaya pemerintah, peran kepolisian melalui Polres Malinau juga turut memberikan pendampingan serta usulan bantuan benih dan peralatan bagi kelompok tani binaan.

Baca juga: Polisi di Sei Menggaris Nunukan Turun Tangan Urus Ketahanan Pangan, Siap-siap Tanam Jagung

‎"Untuk tahun 2026 ini target awal masih di angka 280 hektare setahun, tapi kita lihat nanti di pertengahan tahun apakah ada peningkatan lagi atau tambahan lahan," katanya.

‎Optimalisasi lahan yang ada diharapkan mampu mendongkrak angka produksi jagung secara signifikan untuk menekan kekurangan stok pakan ternak lokal di wilayah Malinau.

‎(*)

‎Penulis : Mohammad Supri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.