Pastikan Keamanan, Seluruh Bus AKAP Harus Lolos Ramp Check Sebelum Keluar Terminal Kampung Rambutan
Dwi Rizki March 09, 2026 05:16 PM

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Petugas Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Senin (9/3/2026).

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan setiap bus yang beroperasi dalam kondisi layak jalan dan aman bagi penumpang, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2026. Kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan tidak diperbolehkan membawa penumpang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas ramp check bernama Yogi memeriksa sejumlah komponen kendaraan, mulai dari wiper, klakson, spion, lampu, kondisi ban, hingga kelengkapan kotak P3K.

Petugas juga meminta sopir menyalakan lampu sein, wiper, klakson, serta lampu utama untuk memastikan seluruh sistem berfungsi dengan baik.

Setelah itu, pemeriksaan dilanjutkan pada bagian ban untuk memastikan kondisinya tidak gundul dan masih layak digunakan.

Bus yang telah diperiksa dan dinyatakan memenuhi syarat akhirnya diizinkan berangkat membawa penumpang menuju Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain mengatakan pemeriksaan terhadap bus dilakukan setiap hari di terminal tersebut.

“Setiap hari kami targetkan minimal 40 bus diperiksa. Untuk satu kendaraan bus, pemeriksaan membutuhkan waktu sekitar 20 menit,” ujar Revi saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Senin.

Revi menjelaskan, terdapat tiga aspek utama yang diperiksa dalam ramp check, yakni sistem administrasi, sistem utama kendaraan, dan sistem penunjang.

Baca juga: Puncak Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 16–18 Maret 2026

PUNCAK MUDIK LEBARAN - Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur pada Senin (9/3/2026). Dirinya mengungkapkan  puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 16 hingga 18 Maret 2026.
PUNCAK MUDIK LEBARAN - Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur pada Senin (9/3/2026). Dirinya mengungkapkan puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 16 hingga 18 Maret 2026. (Warta Kota/Miftahul Munir)

Pada pemeriksaan administrasi, petugas memeriksa dokumen seperti buku KIR, izin trayek, STNK kendaraan, hingga SIM pengemudi.

Sementara itu, sistem utama yang diperiksa meliputi rem, roda, kemudi, serta sistem lampu yang berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan.

“Untuk sistem utama tidak ada toleransi, karena menyangkut langsung aspek keselamatan,” kata Revi.

Adapun sistem penunjang meliputi perlengkapan kendaraan seperti dongkrak, segitiga pengaman, kotak obat, hingga alat pemecah kaca untuk kondisi darurat.

Menurut Revi, bus yang ditemukan mengalami kerusakan atau tidak memenuhi standar keselamatan akan diminta segera melakukan perbaikan sebelum diizinkan kembali beroperasi.

“Misalnya rem tidak berfungsi atau ban sudah gundul, itu tidak bisa ditoleransi dan harus dihentikan operasinya. Jika diperbaiki di tempat, akan kami cek kembali sebelum diizinkan berangkat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau perusahaan otobus agar rutin melakukan perawatan kendaraan demi menjaga keselamatan penumpang.

Selain melakukan pemeriksaan di terminal, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur juga akan menggelar razia terhadap bus yang beroperasi di terminal bayangan.

“Jika masih ditemukan kerusakan atau sistem tidak berfungsi, kendaraan tersebut tidak diperkenankan beroperasi atau akan kami hentikan,” kata Revi. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.