PELNI Kerahkan 5 Kapal, Puncak Arus Mudik di Balikpapan Diprediksi 12-18 Maret 2026
Rita Noor Shobah March 10, 2026 04:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Puncak arus mudik melalui jalur laut di Balikpapan diperkirakan mulai terasa pada 12 hingga 18 Maret 2026. 

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Balikpapan  menambah armada kapal serta frekuensi kunjungan.

Kepala Cabang PELNI Balikpapan, Ridwan Mandaliko, mengatakan peningkatan layanan dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang akan mudik melalui jalur laut.

Baca juga: Polres Kukar Siapkan 21 Pos Pengamanan, Pastikan Mudik Lebaran Berjalan Aman

“Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 12 sampai 18 Maret. Untuk itu kami menambah armada dari tiga kapal menjadi lima kapal, sekaligus meningkatkan frekuensi kunjungan kapal,” ujarnya kepada Tribun Kaltim, Senin (9/3/2026).

Adapun rute utama yang menjadi tujuan penumpang dari Balikpapan antara lain Balikpapan–Surabaya,
Balikpapan–Makassar, dan Balikpapan–Baubau.

Kapal yang akan melayani penumpang yakni KM Bukit Siguntang, KM Dorolonda, dan KM Lambelu.

Sementara dua kapal tambahan yang disiapkan adalah KM Sinabung dan KM Dobonsolo.

Selain menambah armada, PELNI juga memperkuat aspek keamanan dan keselamatan penumpang selama
periode mudik.

Ridwan menjelaskan, pihaknya menambah jumlah personel pengamanan serta melakukan pemeriksaan
berlapis terhadap calon penumpang.

Baca juga: Jadwal Tol IKN Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026, Gratis dan Dibuka 06.00–18.00

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah adanya penumpang tanpa tiket maupun penumpang yang identitasnya tidak sesuai dengan tiket.

“Kami juga memastikan seluruh kapal telah dinyatakan laik laut melalui pemeriksaan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP),” katanya.

Selain itu, PELNI juga menggelar workshop bagi anak buah kapal (ABK) terkait keselamatan pelayaran dan prosedur layanan penumpang guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

Mudik Gratis

Pada musim mudik tahun ini, sejumlah program mudik gratis juga disiapkan oleh berbagai BUMN dengan rute utama Balikpapan–Surabaya dan Balikpapan–Makassar.

Program tersebut di antaranya diselenggarakan oleh PLN untuk 580 orang, Askrindo 55 orang, Telkomsel 200 orang, serta Pegadaian 123 orang.

Sementara kuota mudik gratis yang difasilitasi langsung oleh PELNI mencapai 445 orang untuk rute Balikpapan–Surabaya dan 183 orang untuk rute Balikpapan–Makassar.

Baca juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, ASDP Penajam Dorong Pemesanan Tiket Feri Secara Online

Secara keseluruhan, total peserta mudik gratis melalui jalur laut dari Balikpapan tahun ini mencapai sekitar 1.586 orang.

Ridwan menambahkan, jumlah penumpang kapal laut pada periode mudik tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 3 hingga 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penumpang Pesawat Mulai meningkat

Sementara itu, arus penumpang di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan juga mulai menunjukkan peningkatan menjelang Idul Fitri 2026.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan pada momen Ramadan tahun ini jumlah penumpang mengalami kenaikan sekitar 2 persen pada periode menjelang arus mudik Lebaran.

Secara keseluruhan, jumlah pergerakan penumpang di bandara tersebut mencapai sekitar 313 ribu orang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Pada awal Ramadan, pergerakan penumpang masih terbilang landai. Hal ini disebabkan sebagian masyarakat masih menunggu momentum libur panjang, termasuk libur sekolah dan kebijakan work from anywhere (WFA) dari pemerintah.

Namun, memasuki pekan ketiga Ramadan, jumlah penumpang mulai meningkat signifikan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.

“Untuk Ramadan tahun ini ada kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini kita melihat tiket menuju Jakarta sudah penuh,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan penumpang mulai terlihat pada sejumlah rute favorit masyarakat yang ingin mudik, seperti Makassar, Surabaya, Yogyakarta, Tarakan, dan Jakarta.

Menurut Iwan, lonjakan penumpang paling terasa pada rute menuju Jakarta. Tiket penerbangan dari Balikpapan menuju Bandara Soekarno-Hatta bahkan hampir habis terjual hingga beberapa hari menjelang Lebaran.

“Untuk rute ke Jakarta saat ini sudah penuh hingga menjelang Lebaran. Permintaannya memang cukup tinggi,” tambahnya.

Melihat tingginya permintaan tersebut, sejumlah maskapai mulai mengajukan penambahan penerbangan atau extra flight

Salah satunya maskapai Citilink yang telah membuka penerbangan tambahan untuk rute Balikpapan–Jakarta.

Penambahan penerbangan tersebut dijadwalkan mulai 19 hingga 23 Maret 2026 dengan tambahan satu penerbangan setiap hari menuju Jakarta.

Selain Citilink, maskapai lain seperti AirAsia juga menyiapkan kemungkinan penambahan penerbangan jika permintaan terus meningkat.

“Maskapai biasanya menunggu permintaan. Jika demand tinggi, mereka akan menambah frekuensi penerbangan,” pungkasnya. 

Tiket Feri Lewat Online

Pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Feri Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), didorong untuk memesan tiket secara online guna menghindari antrean panjang di loket.

Sistem reservasi digital yang diterapkan memungkinkan calon penumpang memesan tiket hingga 60 hari sebelum keberangkatan.

Supervisi Bisnis dan Pelayanan ASDP Penajam, Heru Sulistriono, mengatakan sistem ini dirancang untuk mempermudah masyarakat sekaligus mempercepat proses pelayanan di pelabuhan.

"Dengan sistem online, masyarakat bisa memesan tiket dari rumah untuk perjalanan hingga 60 hari ke depan, sehingga tidak perlu lagi datang lebih awal hanya untuk mengantre membeli tiket," ujarnya, Senin (9/3/2026).

Pemesanan tiket dilakukan melalui situs trip.ferizy.com.

Pengguna yang belum memiliki akun diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan memasukkan data pribadi sesuai Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Setelah akun aktif, pemesanan tiket dapat dilakukan dengan mengikuti tahapan yang tersedia dalam sistem.

Menurut Heru, pembayaran tiket telah terintegrasi dengan berbagai metode pembayaran digital, mulai dari
layanan perbankan hingga dompet elektronik.

"Pembayaran bisa melalui bank seperti BRI, BNI, Mandiri, BCA, BTN, maupun bank syariah. Selain itu juga bisa melalui e-wallet seperti Dana, GoPay, ShopeePay, serta gerai ritel seperti Indomaret dan Alfamart," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa harga tiket yang tertera dalam sistem merupakan tarif resmi. Jika terdapat biaya tambahan, hal tersebut merupakan biaya administrasi dari bank atau penyedia layanan pembayaran.

"Setiap bank memiliki biaya administrasi masing-masing. Itu ketentuan dari lembaga keuangan, bukan dari kami," katanya.

Sistem tiket online tersebut berlaku untuk semua kategori pengguna jasa penyeberangan, mulai dari pejalan kaki, sepeda motor, kendaraan pribadi, kendaraan logistik hingga alat berat.

Setelah melakukan pemesanan dan pembayaran, pengguna akan menerima barcode yang dikirim melalui email, WhatsApp, atau Telegram.

Barcode tersebut kemudian ditunjukkan di loket pelabuhan untuk dipindai sebelum penumpang menerima tiket boarding.

"Proses pemindaian barcode sangat cepat, sekitar lima detik. Jadi dalam satu menit petugas bisa melayani
puluhan pengguna jasa," ujar Heru.

Ia menambahkan, sistem ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan antrean yang kerap terjadi, terutama saat periode mudik maupun libur panjang.

Meski demikian, ASDP tetap menyediakan gerai bantuan di area pintu masuk pelabuhan bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem online.

Petugas akan membantu proses pemesanan tiket dengan menyiapkan KTP dan alamat email untuk registrasi.

Heru juga menegaskan bahwa sistem reservasi digital membuat transaksi lebih transparan karena pembayaran langsung masuk ke sistem perbankan sehingga petugas di pelabuhan tidak lagi memegang uang tunai.

"Ini juga untuk menghindari kesalahan transaksi sekaligus mempercepat pelayanan," pungkasnya. 

Gelombang Mudik dari Balikpapan

Jalur Laut

  • Puncak mudik: 12–18 Maret 2026
  • Armada PELNI: 5 kapal
  • Rute favorit: Surabaya, Makassar, Baubau
  • Total mudik gratis: 1.586 orang
  • Prediksi kenaikan penumpang: 3–4 persen

Jalur Udara

  • Penumpang naik sekitar 2 %
  • Total pergerakan: 313 ribu penumpang
  • Rute favorit: Jakarta, Makassar, Surabaya, Yogyakarta, Tarakan
  • Tiket Balikpapan–Jakarta hampir habis
  • Extra flight Citilink: 19–23 Maret 2026 (ark/taa/edo)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.