Jakarta (ANTARA) - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) membuka peluang kerja sama dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau Waste to Energy (WtE) di Indonesia.

Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan kolaborasi tersebut berpotensi dilakukan sebagai bagian dari upaya Perseroan menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah yang kian mendesak di berbagai daerah.

"Saya rasa tidak menutup kemungkinan kita bisa berkolaborasi dengan Danantara dalam konteks untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Indonesia," kata Reynaldi di Jakarta, Senin (9/3).

Meski demikian, ia menegaskan hingga saat ini belum ada target waktu maupun proyek spesifik yang bakal digarap bersama.

"Kita belum ada spesifik target kapan, tapi sektor ini saya rasa sangat bisa kita bekerja sama (dengan Danantara)," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, program WtE merupakan inisiatif nasional untuk mengolah sampah perkotaan menjadi energi listrik. Program ini dirancang sebagai solusi terhadap kondisi darurat sampah di berbagai kota sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Danantara menargetkan pembangunan proyek WtE di 33 lokasi di Indonesia.

CEO Danantara Roesan Roeslani menyatakan pihaknya akan segera mengumumkan perusahaan pemenang tender proyek waste to energy tahap pertama di empat kota, yakni Denpasar, Bekasi, Bogor, dan Yogyakarta.

Pengumuman pemenang proyek tersebut dijadwalkan pada Maret 2026.

Setelah tahap pertama di empat kota tersebut, Danantara juga berencana membuka tender proyek WtE di sembilan kota lainnya pada April 2026 atau setelah Lebaran.

Di sisi lain, PT SMI mencatat total nilai proyek yang telah dibiayai hingga 2025 mencapai Rp1.183 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 129 proyek merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN).

Selain itu, SMI turut menawarkan Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI (ORIS) dengan target indikasi penghimpunan dana hingga Rp300 miliar. Instrumen ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan I PT SMI Tahap II Tahun 2026.