Di libur lebaran tahun ini Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan program 'Mudik ke Jakarta'. Arahan itu pun langsung ditindaklanjuti oleh pelaku industri pariwisata seperti Jakarta Aquarium Safari (JAQS).
Untuk mempersiapkan arahan dari Pemprov DKI, JAQS mulai melakukan pemeliharaan fasilitasnya. Marcomm Manager JAQS, Ritzka Yauma, mengatakan pihaknya coba untuk memberikan kenyamanan dan keamanan yang baik untuk menyambut kunjungan wisatawan selama libur lebaran.
"Jadi kita sudah melakukan beberapa refreshment untuk zona-zona kita. Dan juga refreshment untuk beberapa fasilitas-fasilitas umum kayak toilet, terus tempat istirahat, dan tempat duduknya sudah lebih ," ucap Ritzka kepada awak media di JAQS, Senin (9/3/2026).
"Terus untuk menampung lebih banyak visitor lagi karena sekarang udah ada kampanye untuk mudik ke Jakarta saja, kita sudah kasih slot show itu lebih banyak. Jadi setiap jamnya kita ada show: show dari animal attraction, animal feeding hingga mermaid show," lanjutnya.
Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapkan beragam variasi tiket yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Mulai dari yang termurah hingga reguler, tergantung pengunjung ingin mendapatkan benefit yang seperti apa.
Dan untuk menghindari terjadinya penumpukan pengunjung, Ritzka menyebut pihaknya juga telah mengantisipasi situasi itu dengan membagi kunjungan menjadi dua, pagi dan sore hari.
"Terus kita juga untuk menghindari adanya penumpukan customer, makanya kita bagi dua batch gitu. Jadi ada yang bisa masuk dari pagi, ada yang bisa masuk dari sore," katanya.
Untuk target kunjungan selama libur lebaran ini, pihaknya memprediksi untuk setiap harinya mencapai 6.000 pengunjung.
Sebagai informasi, Pramono Anung pada perayaan Cap Go Meh Jakarta di Pancoran Glodok beberapa hari lalu mengimbau untuk masyarakat yang ada di Jakarta agar bisa menikmati libur lebaran di Jakarta saja.
"Kami menyampaikan bahwa Jakarta lebih menarik, jadi cukup mudiknya kalau bisa lewat video call saja dengan saudara-saudara di kampung," ujar Pramono.
Di mana nantinya Pramono menyebut akan mengadakan pekan diskon, yang mana diterapkan diberbagai lini seperti pusat perbelanjaan, perhotelan, hingga pusat-pusat atraksi wisata di Jakarta.
"Kami akan memberikan pekan diskon bagi pusat perbelanjaan, perhotelan, dan sebagainya. Kami akan memberikan insentif pajak agar diskonnya juga bisa sampai dengan 50 persen," tegas Pramono.







