Daftar Kekayaan Fikri Thobari Bupati Rejang Lebong yang Kena OTT KPK, Awalnya Pengusaha Properti
Musahadah March 10, 2026 10:32 AM

 

SURYA.CO.ID - Terungkap harta kekayaan Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong, Bengkulu, Sumatera Barat yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (9/3/2026). 

Kabar penangkapan Bupati Rejang Lebong dibenarkan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. 

Menurutnya, operasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan oleh tim penyidik KPK.

“Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu. Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Bupati Rejang Lebong,” ujar Budi Prasetyo.

Setelah ditangkap, Bupati Rejang Lebong langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. 

Baca juga: Rekam Jejak Fikri Thobari Bupati Rejang Lebong Bengkulu yang Terjaring OTT KPK, Segini Kekayaannya

Proses pemindahan tersebut dilakukan pada Selasa (10/3/2026) pagi setelah sebelumnya para pihak menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Bengkulu.

Pantauan langsung di lokasi, rombongan yang terdiri dari Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari bersama tim KPK diberangkatkan dari Mapolresta Bengkulu menuju Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu sekitar pukul 04.30 WIB.

Sejumlah kendaraan terlihat keluar dari halaman Mapolresta Bengkulu dengan pengawalan ketat sebelum akhirnya bergerak menuju bandara.

Setibanya di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, rombongan KPK bersama Bupati Rejang Lebong langsung diarahkan menuju area keberangkatan untuk proses penerbangan ke Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di bandara, rombongan KPK bersama Bupati Rejang Lebong dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air.

Pesawat tersebut kemudian lepas landas dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu menuju Jakarta sekitar pukul 06.08 WIB.

Penerbangan tersebut menjadi tahap lanjutan dari proses penindakan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di wilayah Bengkulu.

Harta Kekayaan Muhammad Fikri

Fikri memiliki harta kekayaan sebesar Rp 19,5 miliar per 7 Agustus 2024.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Fikri memiliki 14 bidang tanah dan bangunan yang berada di sejumlah daerah di Bengkulu dengan nilai Rp 14,6 miliar.

Di garasinya, terparkir dua mobil senilai Rp 900 juta. Aset lain yang dipunyai Fikri adalah harta bergerak lainnya serta kas dan setara kas, masing-masing Rp 45 juta dan Rp 7,2 miliar.

Berikut rincian harta kekayaan Muhammad Fikri Thobari selengkapnya.

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 14.600.000.000    

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 900.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 45.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp 0

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 7.234.102.034

F. HARTA LAINNYA Rp 9.700.560.665

Sub Total Rp 32.479.662.699

UTANG Rp 12.948.979.208

TOTAL HARTA KEKAYAAN Rp 19.530.683.491

Lalu, siapa sebenarnya Muhhamad Fikri Thobari? 

TERJARING OTT KPK - Foto Bupati Rejang Lebong Bengkulu, Fikri Thobari
TERJARING OTT KPK - Foto Bupati Rejang Lebong Bengkulu, Fikri Thobari (istimewa)

Muhammad Fikri Thobari lahir di Baturaja pada 4 Februari 1981.

Ia merupakan anak dari pasangan M Thobari Muad dan Rosmala Dewi.

Fikri diketahui berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang birokrasi dan aktivitas politik.

Ayahnya dikenal sebagai aktivis kampus yang kemudian meniti karier di Kementerian Agama di berbagai kabupaten di Provinsi Bengkulu.

Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepahiang.

Sementara itu, ibunya Rosmala Dewi juga dikenal sebagai birokrat yang berkarier di lingkungan Kementerian Agama.

Dalam kehidupan pribadi, Muhammad Fikri menikah dengan Intan Larasati Fikri dan pasangan tersebut dikaruniai seorang anak.

Berikut rekam jejaknya:

1. Magister Administrasi Publik 

Muhammad Fikri memiliki latar belakang pendidikan di bidang ekonomi dan administrasi publik. Ia menyandang gelar Sarjana Ekonomi (SE) serta Magister Administrasi Publik (MAP).

Gelar Sarjana Ekonomi diperolehnya dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen AMKOP Palembang pada tahun 2006.

Sementara gelar Magister Administrasi Publik diraih dari Universitas Prof Dr Hazairin SH pada tahun 2023.

Sebelum menempuh pendidikan tinggi, Fikri mengawali pendidikan dasarnya di SDN 4 Nakau di Tapang Empat, Kabupaten Bengkulu Utara dan lulus pada 1992.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Curup dan lulus pada tahun 1995. Pendidikan menengah atas ditempuh di Madrasah Aliyah Negeri 2 Curup dan diselesaikan pada 1998.

2. Pengusaha properti

Sebelum terjun ke dunia politik, Fikri dikenal sebagai aktivis serta pengusaha di bidang properti.

Pada 2008 hingga 2010, ia pernah menjadi pimpinan koran Sehasen Jaya.

Pada periode yang sama, ia juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Bukit Juvi Permata.

Perusahaan tersebut bergerak di bidang penjualan properti berupa perumahan, baik yang menggunakan sistem kredit pemilikan rumah (KPR) maupun penjualan komersial.

Kariernya di sektor bisnis terus berkembang. Pada 2014, Fikri dipercaya sebagai Presiden Direktur PT Bukit Juvi Permata.

3. Aktif berorganisasi

Selain berbisnis, ia juga aktif dalam sejumlah organisasi, khususnya yang berkaitan dengan dunia properti dan pengusaha. Beberapa posisi yang pernah diembannya antara lain:

  • Sekretaris Bisnis Development Service STIM AMKOP Palembang (2002–2004)
  • Ketua Yayasan Kebangkitan Umat Kabupaten Rejang Lebong (2014–sekarang)
  • Sekretaris Real Estate Indonesia Komisariat Curup (2014–2016)
  • Wakil Ketua Bidang Perundang-undangan DPD REI Provinsi Bengkulu (2016–2019)
  • Ketua DPD Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat Provinsi Bengkulu (2019–sekarang)
  • Ketua Bidang Pengembangan Kawasan dan Pemukiman DPP HIMPERRA (2024–2028)
  • Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Rejang Lebong (2021–sekarang).

4. Politisi PAN

Muhammad Fikri mulai terjun ke dunia politik pada tahun 2019. Saat itu ia dipercaya menjadi Ketua DPD PAN Kabupaten Rejang Lebong.

Pada tahun yang sama, ia mencoba peruntungan dengan maju sebagai calon Bupati Rejang Lebong dalam Pilkada 2019.

Ia berpasangan dengan Tarsisius Samuji. Namun dalam pemilihan tersebut, pasangan Fikri dan Tarsisius belum berhasil memenangkan kontestasi politik.

5. Memenangkan pilkada 

Fikri kemudian kembali mencalonkan diri dalam Pilkada 2024. Kali ini ia berpasangan dengan Hendri yang merupakan analis ideologi pada Badan Kesatuan Bangsa Kabupaten Musi Rawas.

Pasangan tersebut diusung oleh sejumlah partai politik, yakni PAN, PDI Perjuangan, dan Partai Demokrat.

Dalam pemilihan tersebut, pasangan Fikri dan Hendri berhasil meraih 63.691 suara atau sekitar 44,07 persen dari total suara sah. Hasil itu mengantarkan Fikri menjadi Bupati Rejang Lebong.

===

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.  

Klik di sini untuk untuk bergabung 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.