Biang Kerok Kemacetan Jalur Selincah-Aur Duri II Jambi Didominasi Truk Batu Bara
Darwin Sijabat March 10, 2026 01:11 PM

 

TRIBUNJAMBI.COM - Teka-teki lumpuhnya arus lalu lintas di kawasan Jembatan Aur Duri II Kota Jambi, akhirnya terungkap. 

Adapun kemacetan horor yang mengular dari arah Selincah pada Selasa (10/3/2026) dipicu oleh insiden kecelakaan.

Kecelakaan tersebut dilaporkan melibatkan armada angkutan batu bara tepat di tengah jalur utama.

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, sebuah truk batu bara tampak berhenti melintang dalam kondisi rusak parah. 

Insiden ini diduga kuat merupakan kecelakaan adu kambing, lantaran tepat di hadapannya terdapat truk angkutan serupa yang terperosok hingga keluar badan jalan.

Kondisi kendaraan yang sakit atau mengalami kerusakan berat ini menutup akses utama.

Sehingga kendaraan besar lain kesulitan untuk melintas dan harus mengantre. 

Perekam video menunjukkan bukti otentik di lapangan bahwa truk batu bara yang tabrakan itulah yang menjadi penyebab utama kemacetan total di lokasi tersebut.

Netizen: Berita Tiap Hari di Jambi

Unggahan mengenai kemacetan ini langsung diserbu komentar pedas dari warganet Jambi. 

Baca juga: Jalur Selincah-Aur Duri II Jambi Macet Total, Dominasi Truk Batu Bara

Baca juga: Jokowi Asal Batang Hari Jambi Viral, Ditemukan di Sumut Lagi Keliling Dunia

Masyarakat tampaknya sudah berada di titik jenuh melihat karut-marutnya mobilitas akibat dominasi angkutan tambang ini.

@ega***: "Dak lain dan dak bukan penyebab macet di Sridadi, Tembesi, sampe la jalan baru, dak lain dak bukan baro (batu bara) tu la."

@mr.***: "Harga batubara lagi tinggi jd keluar semua mobil yg angkut."

Sentimen negatif publik ini menunjukkan bahwa masalah kemacetan akibat truk batu bara bukan lagi kejadian luar biasa, melainkan makanan sehari-hari yang sangat merugikan aktivitas warga pribadi. 

Macet Total di Jembatan Aur Duri II hingga Sijenjang Dipicu Truk Sawit Terbalik

Sebelumnya, akses lalu lintas di Jembatan Batanghari II hingga kawasan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi dilaporkan lumpuh total pada Senin (19/1/2026). 

Kemacetan parah ini dipicu oleh kecelakaan tunggal sebuah truk angkutan sawit yang terbalik tepat di tengah bentang jembatan, menutup sebagian besar badan jalan.

Kondisi diperparah dengan penyempitan jalur secara mendadak. 

Berdasarkan pantauan video dari akun Instagram @dottcom, kendaraan yang seharusnya melintas di dua lajur kini terpaksa berebut satu lajur sempit. 

Akibatnya, arus kendaraan dari kedua arah terjebak dan praktis tidak bisa bergerak.

Tak hanya di jembatan, kemacetan mengular hingga ke Sijenjang. 

Akun @seputarjambi.info melaporkan bahwa penyebab utama truk tersebut terguling adalah buruknya infrastruktur jalan di wilayah tersebut. 

Baca juga: Aksi Berani Warga Panerokan Jambi Setop Truk Tronton Batu Bara di Siang Bolong

Baca juga: 2 Maling Beraksi di Toko Depan MAN Model Jambi: Minyak, Beras dan Kopi Raib

Mobil angkutan sawit itu hilang keseimbangan saat melintasi jalan rusak, hingga akhirnya terbalik dan memblokade arus kendaraan.

Warga dan pengendara pun meluapkan kekesalannya di media sosial. 

Banyak yang menyebut bahwa kemacetan di jalur ini baru terasa sangat parah belakangan ini.

"Gimana gak pacak bergerak jalur 2 lajur jadi 1 lajur ya macet lh banyak bersabar bae lh," tulis akun @del*** dalam kolom komentar. 

Sementara pengendara lain, @nor***, mengaku terpaksa putar balik karena rencana pulang kampung terhalang total. 

"Awak nak balek kampung tejebak min jadinyo putar balek," keluhnya.

Hingga saat ini, ratusan kendaraan masih tampak mengular. 

Pihak berwenang mengimbau pengendara untuk mencari jalur alternatif dan menghindari kawasan Jembatan Batanghari II hingga proses evakuasi truk dan pembersihan tumpahan sawit selesai dilakukan.

DISCLAIMER

Baca juga: Gubernur Pastikan Angkutan Batubara Dilarang Beroperasi Hingga 29 Maret

Baca juga: Kapan Libur Anak Sekolah pada Lebaran 2026?

Baca juga: Sosok Muhammad Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong yang Kena OTT KPK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.